Agus Sulistiyono Membenarkan Peroleh Info Perpindahan Bacaleg PKB dari DIY ke Dapil Lain

share on:
Ketua PKB DIY, Agus Sulistiyono || YP-Ismet NM Haris

Yogyapos.com (YOGYA) - Dewan Perwakilan Pusat (DPP) Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) memiliki kewenangan sepenuhnya dalam mekanisme  penyaringan bakal calon anggota legislatif di tingkat DPR RI pada perhelatan Pemilu Legislatif (Pileg) 2024 mendatang. Termasuk dalam hal penentuan wilayah daerah pemilihan (dapil) bagi kader-kader partai yang mendaftar sebagai bacaleg.

Pernyataan tersebut disampaikan oleh Ketua Dewan Pengurus Wilayah Partai Kebangkitan Bangsa (DPW PKB) Daerah Istimewa Yogyakarta, Agus Sulistiyono disela menghadiri Pelantikan Dewan Pengurus Cabang (DPC) Perempuan Bangsa se- Kota Yogyakarta di Pendopo Monumen Diponegoro Sasana Wiratama, Sabtu (20/5/2023).

“Saya dapat informasi untuk (bacaleg incumbent) dapil DIY dipindah ke daerah lain, tapi (bacaleg) incumbent DPRD di kabupaten/kota dan DPRD DIY tetap, InsyaAllah saya maju dapat dapil dari wilayah Daerah Istimewa Yogyakarta,” kata Agus kepada awak media.

Menurutnya, mekanisme dan penentuan pencalonan bacaleg tingkat DPR RI sepenuhnya menjadi ranahnya pengurus DPP PKB, lain halnya untuk DPRD DIY itu menjadi wilayah kewenangannya.

Agus Sulistiyono (kedua dari kiri) saat menghadiri pelantikan Perempuan Bangsa, di Pendapa Monumen Diponegoro Sasana Wiratama, Sabtu (20/5/2023) || YP-Ismet NM Haris

“DPP PKB yang menempatkan caleg incumbent di luar (dapil), ya itu berdasarkan putusan DPP, yang memindah-mindah dimanapun itu kewenangan DPP,” tandasnya.

Sementara itu pasca pendaftaran bacaleg, kini PKB DIY melakukan konsolidasi struktural agar mesin partai semakin kuat sehingga sanggup meningkatkan perolehan suara seperti ditargetkan.

“Pelantikan badan otonom (Banom) Perempuan Bangsa ini bagian dari upaya konsolidasi struktural PKB untuk meraih suara perempuan yang jumlahnya 52 persen melebihi pemilih laki-laki,” tandasnya.

Selain membidik suara perempuan, pihaknya juga berupaya meraih suara kalangan milenial yang jumlahnya sekitar 37-an persen. Mereka diberikan pemahaman rasional menggunakan hak pilihnya. Upaya meraih pemilih milenial melalui kegiatan-kegiatan yang senafas dengan keinginan mereka, misalnya kesenian.

“Kita sudah fix semua. Termasuk mengenai kuota keterwakilan perempuan mencapai 40 persen,” tegasnya.

Agus menargetkan kenaikan perolehan suara secara signifikan. Bahkan optimis akan sanggup menambah kursi PKB di DPRD Provinsi DIY dari 6 menjadi 9 kursi. Penambahan kursi tersebut dari Gunungkidul, Sleman dan Kulonprogo. (Opo/Met)

 


share on: