Yogyapos.com (SLEMAN) - Tepat pukul 20.00 WIB, solois Ardhito Pramono naik stage. Suasana malam itu cerah, kendati sempat diguyur hujan pada sore hari. Membawa home band dari Jakarta, Ardhito langsung menggebrak dengan lagu rancak Trash Talking bernuansa ska. Histeria penonton yang mayoritas milenial membuat malam semakin hangat.
Malam itu Ardhito menggelindingkan 11 lagu. Ada sejumlah lagu baru, seperti Sudah, 925, dan I Just Couldn’t Save You Tonight. Ambience perform malam itu semakin syahdu dengan sisipan story yang diseting dengan sound ala bioskop.
Disela perform, Ardhito tak henti-hentinya menyapa audiens dan selalu melempar senyum. Selain memiliki suara yang renyah, peraih AMI Awards ini juga mumpuni dalam bermain gitar dan keyboard.
“Apa kabar Yogya. Ini adalah kali pertama saya manggung off air sejak pandemi. Walaupun tadi sempat hujan, namun antusiasme kalian luar biasa. Yogya selalu memberi energi luar biasa setiap saya manggung,” sapa Ardhito yang malam itu mengenakan setelan casual.
Sekitar pukul 20.45, Ardhito menutup penampilan ciamiknya dengan lagu bernuansa upbeat, Superstar. Semua audiens bernyanyi bersama. Aplaus pun mengalir. Pasca manggung, Ardhito menemui sejumlah fansnya untuk foto bersama ataupun minta tanda tangan.
Konser Good Vibes Festival ini dihelat di D’Monaco Sleman, Sabtu (5/12/2020) malam. Didukung oleh BPBD Sleman, Dispar Sleman dan Bank BPD DIY. FOH Entertainment selaku penyelenggara acara menerapkan protokol kesehatan secara ketat dari pintu masuk hingga di arena konser. Event ini hanya dibatasi 300 penonton. Dipandu host Cici Priskila. Dibuka oleh solois pendatang baru Adelina Qoryn, kemudian dilanjut band asal Yogya Define Soul.
Stephani Arum Sari selaku Project Manager mengungkapkan, bahwa kualitas pertunjukan Good Vibes Festival memang sangat diperhatikan. Ia ingin Good Vibes Festival diracik sebaik mungkin, supaya mampu melepas dahaga para penikmat konser di Yogya. Apalagi Good Vibes Festival 2020 sudah mendapat lampu hijau oleh pihak-pihak terkait.
“Semoga event Good Vibes Festival bisa menjadi stimulan bagi seluruh pelaku industri kreatif khususnya promotor musik. FOH Entertainment meyakini, jika seluruh elemen industri ini dapat bersatu maka tahun 2021 semua akan bangkit kembali,” terangnya. (Fadholy)
