Angin Puting Beliung Sapu Tiga Wilayah Kapanewon di Sleman

share on:
Pepohonan yang tumbang disapu hujan dan angin kencang || YP-ist

Yogyapos.com (SLEMAN) - Hujan lebat disertai angin puting beliung menerjang tiga wilayah kapanewon di Kabupaten Sleman pada Rabu (29/4/2026) sore. Sejumlah bangunan mengalami kerusakan.

Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Sleman, Raden Haris Martapa mengatakan, tiga wilayah yang terdampak kejadian hujan dan angin kencang yakni, di Kapanewon Ngaglik, Mlati dan Gamping.

BACA JUGA: Sri Purnomo Divonis 6 Tahun Penjara, Terlibat Korupsi Dana Hibah Pariwisata Sleman

"Kejadiannya (hujan dan angin kencang) sekitar pukul 17.00  WIB, pada pukul 18.30 WIB sudah kita lakukan pendataan dan penanganan," ujar Haris.

Rumah yang terdampak putung beliung || YP-ist

Dijelaskan, untuk kejadian di wilayah Kapanewon Ngaglik, antara lain di Dusun Sedan RT 03 RW 33, Sariharjo , mengakibatkan atap rumah Darmadi dan Widodo, berterbangan.

BACa JUGA: Terungkap! Tersangka Pencuri Perangkat Gamelan Milik UGM Seorang Residivis

"Di Jalan  Palagan Tentara Pelajar No.29, Mudal, Sariharjo, kencang mengakibatkan pohon tumbang dan gazebo doyong, untuk dua rumah penduduk sudah kita kondisikan," ungkapnya.

Kejadian di Niten, Nogotirto, Kapanewon Gamping, dampak angin kencang mengakibatkan pohon tumbang menimpa pagar makam. Untuk di Kapanewon Mlati, diantaranya di jalan Jambon, Kragilan, Sinduadi, ada satu batang pohon tumbang menimpa parkiran Fitness Plus Jogja (terkondisi)

BACA JUGA: Tragedi Bekasi Jadi Alarm, Pemerintah Perkuat Sistem Perlintasan Kereta

"Lalu di jalan Tirta Marta, Gemawang, Sinduadi, Mlati, sebuah warung makan Pak Ipung, dan warung sayur atapnya berterbangan,"sebutnya.

Asesmen data dampak kejadian telah dilakukan, termasuk melakukan pemotongan pohon tumbang. Selain penanganan pihaknya juga melaksanakan penyisiran. "Personel yang terlibat, antara lain TRC BPBD Sleman, warga, dan Rajawali," imbuhnya. (Opo)


share on: