Yogyapos.com (BANTUL) - Antisipasi penularan Covid-19, Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY) yang sedianya akan melaksanakan pelantikan 3 guru besar pada tanggal 19 Maret dan 26 Maret, resmi ditunda atau akan dijadwalkan ulang. Tiga guru besar yang hendak dilantik adalah: Prof Dr Hilman Latief Phd, Prof Dr Muhammad Azhar dan Prof Dr Mukti Fajar.
Keputusan ini diambil setelah melalui rapat koordinasi Pimpinan Universitas, Senat Universitas dan Tim Mitigasi Covid-19 UMY. Hasil korrdinasi ini telah disetujui dan ditandatangani oleh Rektor UMY melalui surat keputusan Nomor 310/D.2-VIII/III/2020 perihal penundaan jadwal pelantikan guru besar.
Saat dikonfirmasi yogyapos.com, Rabu (18/3), Rektor UMY Dr Ir Gunawan Budiyanto membenarkan penundaan acara tersebut. Menurutnya, langkah ini sebagai upaya preventif UMY dalam pencegahan penyebaran Covid-19.
“Ya benar. Kami menunda semua kegiatan yang melibatkan banyak orang berkumpul. Untuk penjadwalan ulang pelantikan 3 guru besar waktunya belum ditentukan. Kami akan pantau secara kontinuitas situasi dan kondusifitas yang terjadi di lapangan. Kami yakin bangsa Indonesia dapat mengatasi bencana ini. Rumah sakit baik negeri maupun swasta, termasuk Muhammadiyah harus terlibat aktif dalam pengujian sampel Orang Dalam Pemantauan (ODP) dan Pasien Dalam Pengawasan (PDP),” ungkap Dr Ir Gunawan.
Rektor UMY juga menghimbau adanya soliditas kerjasama antara pemerintah dengan publik. Pemerintah, rumah sakit, perguruan tinggi, ormas keagamaan dan masyarakat harus saling bahu-membahu. “Ini saatnya saling bekerjasama, bukan saling menyalahkan. Kita berharap pemerintah dan seluruh elemen masyarakat bersinergis mengatasi persebaran virus Covid-19,” tandasnya. (Dol)
