Yogyapos.com (SLEMAN) - Turnamen golf tahunan ‘Bupati Sleman Cup 2026 Open Golf Turnamen’ berlangsung di Merapi Golf, Kepuharjo, Cangkringan, Sabtu (25/7/2026), dibuka secara simbolis oleh Wakil Bupati Sleman, Danang maharsa dan ditutup oleh Bupati Sleman, Harda Kiswaya pada siang harinya.
BACA JUGA: Eks Jampidsus Resmi Ditahan di Rutan KPK, Tanpa Rompi Tahanan dan Tak Diborgol
Ketua Panitia Bupati Sleman Cup 2026, Haris Sutarta, menerangkan ajang olahraga yang rutin digelar tiap tahun ini telah memasuki penyelenggaraan yang ke-20. Selain sebagai wadah kompetisi bagi para pecinta olahraga golf, lanjut Haris, kejuaraan ini juga diproyeksikan untuk mendorong pertumbuhan sektor pariwisata di Kabupaten Sleman melalui konsep sport tourism.

"Tujuan kita adalah pengembangan olahraga golf di Kabupaten Sleman, sekaligus promosi pariwisata sport tourism. Karena banyaknya peserta dari luar daerah, ini menjadi peluang untuk meningkatkan jumlah kunjungan wisatawan ke Sleman," jelasnya.
BACA JUGA: Ada Rehabilitasi Irigasi Gempolan, Arus Lalin di Jalan Wahidin Bantul Dialihkan
Ia juga mengungkapkan bahwa turnamen ini diikuti oleh kuota maksimal sebanyak 148 peserta. Para pegolf yang berpartisipasi tidak hanya datang dari wilayah Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), tapi juga berasal dari Jawa Tengah, Jawa Timur, Jakarta, hingga beberapa daerah di luar Pulau Jawa.

Hal senada disampaikan Danang Maharsa usai membuka kegiatan tersebut. Menurutnya penyelenggaraan Bupati Sleman Cup yang ke-20 ini membuktikan konsistensi Sleman dalam mengembangkan sport tourism. Dengan hadirnya ratusan peserta dari berbagai wilayah di Indonesia, diharapkan mampu mendongkrak pariwisata dan perekonomian lokal di Kabupaten Sleman.
BACA JUGA: LKBH Bangkit Edukasi Warga Sleman soal Bahaya Pil Koplo dan Penyalahgunaan Sajam
“Selain untuk penyaluran hobi dan kompetisi bagi para pegolf, turnamen ini diharapkan bisa menjadi sarana promosi potensi yang ada di Sleman, yang kemudian bisa membawa dampak ekonomi nyata bagi masyarakat Sleman melalui peningkatan kunjungan wisata,” ujarnya. (Agn)
