Antisipasi Wabah DB, Pemdes Kokosan Lakukan Pengasapan

share on:
Kegiatan fooging di Desa Kokosan, Prambanan, Klaten, Jumat (15/1/2021) || YP-Sulistyawan Ds

Yogyapos.com (KLATEN) - Mengantisipasi merebaknya wabah Demam Berdarah (DB), Pemerintah Desa Kokosan, Prambanan, Klaten bekerjasama dengan Tim Kesehatan Puskesmas Pembantu Kebon Dalem Lor, Jumat (15/1/2021 ) melakukan pengasapan (fogging). Kegiatan itu dilakukan menyusul adanya beberapa warga yang terindikasi terjangkit Demam Berdarah dan beberapa diantaranya sempat dirawat  di rumah sakit.

Kepala Desa Kokosan Suparjo melalui Kadus III Nurdin Isnanto SIkom menjelaskan bahwa fogging dilakukan di  dusun Tugurejo dengan sasaran sebanyak 37 KK. Pengasapan ini meliputi wilayah pekarangan dan tempat tinggal.

“Pengasapan ini sebagai tindak lanjut atas adanya warga yang terjangkit penyakit Demam Berdarah,“ ujar Nurdin kepada yogyapos.com, disela-sela kegiatan .

Lebih lanjut, Nurdin mengungkapkan, kegiatan pengasapan ini merupakan upaya untuk membasmi sarang nyamuk yang mungkin terdapat di lingkungan sekitar. Namun yang terpenting masyarakat harus selalu menjaga kebersihan seraya menerapkan 3 M yaitu menguras bak air, menutup bak penampung air dan mengubur barang bekas yang berpotensi menjadi tempat brkembang biak nyamuk.

Ditambahkan Nurdin, sampai saat ini sudah ada 5 orang warga yang dilaporkan menderita Demam Berdarah. Untuk wilayah Kokosan, kejadian ini merupakan yang pertama kalinya, sehingga diharapkan warga lainnya dapat menjaga kebersihan agar penyakit Demam Berdarah ini tidak berkembang menjadi wabah.

Berdasarkan catatan Pemerintah Daerah Klaten, wilayah  Klaten  merupakan wilayah endemik nyamuk Demam Berdarah. Tahun lalu tak kurang dari 320 kasus Demam Berdarah terjadi di Klaten dan 7 orang diantaranya tercatat meninggal dunia. Oleh karena kesadaran masyarakat untuk waspada terhadap penyakit Demam Berdarah ini harus senantiasa ditingkatkan, sekalipun masih berada di masa pandemi. (Sulistyawan Ds)

 


share on: