Yogyapos.com (SLEMAN) - Selama lebih setahun dibentuk dan kepengurusannya dikukuhkan, Asosiasi Perusahaan Sahabat Anak Indonesia (APSAI) Sleman tiada henti melakukan kegiatan sosial, di Posyandu maupun sekolah-sekolah. Kali ini bekerjasama dengan Dinas Pemberdayaan dan Perlindungan Anak (PPA) Sleman menggelar bakti sosial di Yayasan Sayang bu Pengasuh Bayi/Anak Terlantar.
Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat, Perempuan dan Perlindungan Anak (PMPPA) Sleman, Mafilindati Nuraini mengatakan APSAI merupakan mitra yang berperan ikut mewujudkan program Sleman Layak Anak, tetap berkiprah walau di masa pandemi Covid-19.
“Ada tiga peran penting APSAI kaitannya dengan hak anak. Pertama, melakukan monitoring agar perusahaan tidak mempekerjakan anak-anak. Kedua, monitoring produk perusahaan harus aman untuk anak-anak, seperti mainan dan makanan. Ketiga, program bantuan sosial dan beasiswa anak,” ujarnya dalam konferensi pers, di Resto Sasanti, Sleman, Senin (28/12/2020).
Hal senada disampaikan Ketua Umum APSAI, Hermelien Yusuf bahwa asosiasi yang dipimpinnya selama ini senantiasa mendorong perusahaaan-perusahaan maupun pelaku bisnis untuk memiliki program layak anak.
“Kami juga berharap kepada masyaraakat untuk ikut mewujudkan Sleman Layak Anak,” harapnya.
APSAI didirikan pada 17 Juli 2019, dikukuhkan kepengurusannya oleh Bupati Drs H Sri Purnomo. Landasannya pendirian asosiasi ini adalah Surat Dinas P3AP2KB Kabupaten Sleman Nomor 463/820. “Ide dasar pembentukan asosiasi ini mewadahi keinginan perusahaan swasta di Indonesia untuk berkontribusi dalam pemulihan hak-hak anak melalui pembangunan Kabupaten Layak Anak (KLA) di Indonesia,” jelas Hermilien. (Agung DP)
