Ari Lastya Pengusaha Produk Kreasi Kain Dari Taplak Meja Hingga Bedcover

share on:
Ari Lastya menunjukkan produk kreasi kain berupa kacamata tidur dan cover headset penumpang kereta api  di gerbong sleeper || YP-Eko Purwono

MENYEDIAKAN produk kreasi kain sesuai permintaan konsumen menjadi komitmen dalam melakoni bisnis sebagai penyedia jasa. Itulah tekat yang dilakukan oleh pengusaha wanita asal Kabupaten Sleman bernama Ari Lastya (48). 

Selaku pemilik CV Karya Linen Hospita yang berkantor di Dusun Jogokerten, Kalurahan Trimulyo Kapanewon Sleman, Kabupaten Sleman DIY hingga ini telah berkecimpung selama lebih dari 7 tahun pada bidang jasa penyediaan berbagai kebutuhan kreasi kain.

“Kami memahami bahwa tidak mudah bagi beberapa perusahaan untuk mendapatkan vendor yang mampu menyediakan dan membuatkan perlengkapan yang sesuai dengan yang dikehendaki. Oleh karena itu kami dengan didukung oleh tenaga yang professional, bahan berkualitas dan alat yang modern, siap memberikan solusi pada kebutuhan perlengkapan perusahaan anda,” kata wanita yang akrab disapa Ari saat diwawancarai, Rabu (24/8/2022).

Keberaniannya membuka jasa usaha ini tidak terlepas dari pemikirannya, bahwa kebutuhan pernik-pernik kreasi berbahan kain memiliki pangsa pasar yang menjanjikan, mulai dunia perhotelan, usaha wisata dan bahkan Badan Usaha Milik Negara (BUMN) telah mempercayakan kepada pihaknya.

Contoh kreasi kain cover dan pita kursi || YP-Eko Purwono

“Apa sih yang mereka butuhkan? kita bisa bikin, selama ini kami telah berpengalaman mensuplai produk linen ke sejumlah hotel, antara lain berbentuk taplak meja, cover kursi, bed cover (sprei), piama, napkin atau serbet, pita kursi, seat cover (penutup kursi). Selain itu kita juga melayani permintaan dari PT KAI berupa kreasi penutup headset dan kacamata tidur,” ungkapnya.

Selain memperhatikan kualitas produk, dalam hal legalitas perusahaan sudah seluruh terpenuhi sehingga setiap saat siap saat menjadi peserta yang akan mengajukan diri sebagai vendor untuk pekerjaan yang dilakukan dengan sistem lelang atau tender.

“Keberadaan kami resmi, merupakan vendor resmi segala persyaratan umum seperti menerbitkan faktur, mempunyai tempat usaha atau kantor dengan alamat yang benar, tetap dan jelas. Kami juga sebagai penjahit yang berbadan usaha, tempat konveksi berada di Jalan Gito-gati sedangkan lokasi kantor ada di Jogokerten Sleman,” bebernya.

Disinggung soal harga, dirinya mengaku akan fleksibel menyesuaikan budget atau anggaran yang dimiliki oleh klien pemakai jasa sehingga dapat disesuaikan dengan kualitas dan kuantitas yang diinginkan, mulai kisaran harga Rp 3000  hingga Rp 295.000. 

“Soal kualitas bahan kain tentunya akan selalu dipertahankan yang sebaik mungkin sesuai keinginan klien dan budget yang tersedia, terkadang kita juga memberikan saran atau solusi namun tetap mengutamakan kualitas, bahan kain linen kita peroleh dari Bandung dan Semarang. Kita juga sebagai suplaiyer kain,” katanya.

Diakuinya, meski usahanya sempat nyaris terpuruk lantaran terpaan pandemi Covid-19, kini secara bertahap mulai untuk bangkit kembali.

“Baru tiga hari ini kami sewa ruko kecil di Jalan Turi Trimulyo hal ini dengan tujuan untuk lebih mengenalkan keberadaan kami dan mempermudah layanan kepada pelanggan sedangkan email kami [email protected],” ujarnya. (Opo)

 

 


share on: