ASA Indonesia Dorong Pemimpin Negara Asean Fokus Bahas Mitigasi Perdagangan Manusia

share on:
Anggota ASA Indonesia || YP-Ist

Yogyapos.com (JAKARTA) – Alumni Society of ALSA Indonesia (ASA Indonesia) mendorong Para Kepala Negara Anggota ASEAN untuk lebih fokus membahas Mitigasi Perdagangan Manusia antar negara ASEAN di dalam Konferensi Tingkat Tinggi ASEAN yang berlangsung pada tanggal 9-11 Mei 2023 di Labuan Bajo.

Sebagaimana diketahui, Pemerintah Indonesia menjadikan isu pemberantasan perdagangan manusia menjadi salah satu tema besar pada KTT ASEAN Ke-42 ini, karena dalam beberapa tahun terakhir, kasus perdagangan manusia di kawasan ASEAN semakin meningkat.

Menurut laporan Global Slavery Index pada tahun 2021, diperkirakan ada sekitar 40,3 juta orang yang menjadi korban perdagangan manusia di seluruh dunia, termasuk di kawasan ASEAN. Selain itu, Dalam laporan Trafficking in Persons (TIP) dari Departemen Luar Negeri Amerika Serikat tahun 2021, terdapat beberapa negara di kawasan ASEAN yang masih dianggap sebagai negara sumber, transit, dan tujuan perdagangan manusia. Negara-negara tersebut antara lain Thailand, Vietnam, Malaysia, Filipina, dan Indonesia. Hal ini disebabkan oleh beberapa faktor seperti kemiskinan, ketidakadilan, dan kurangnya kesadaran akan hak asasi manusia.

“Oleh karena itu, ASA Indonesia menganggap bahwa Mitigasi Perdagangan Manusia memang harus menjadi prioritas utama dalam KTT ASEAN yang sedang berlangsung,” kata Ketua ASA Indnesia, Sonia Ramadhani Syukur SH LLM melalui siaran pers yang dikirim ke redaksi, Kamis (11/5/2023).

Lebih lanjut, ASA Indonesia juga sangat mengapresiasi langkah Pemerintah Indonesia yang memandang bahwa peran negara-negara anggota ASEAN sangat penting dalam membahas masalah ini. Dalam hal ini, negara-negara anggota ASEAN harus bersama-sama mengambil tindakan konkret untuk mengatasi perdagangan manusia, termasuk di antaranya dengan meningkatkan kerjasama regional, memperkuat undang-undang dan kebijakan nasional, serta meningkatkan kesadaran masyarakat akan bahaya perdagangan manusia.

Dalam upaya untuk mendorong negara-negara anggota ASEAN untuk lebih fokus dalam membahas mitigasi perdagangan manusia, ASA Indonesia sangat mendukung Langkah Pemerintah Indonesia yang akan mengusulkan beberapa langkah konkret yang dapat dilakukan bersama-sama oleh negara anggota ASEAN dalam mengatasi perdagangan manusia di kawasan, salah satunya melalui adopsi dokumen kerja sama penanggulangan perdagangan orang.

ASA Indonesia berharap bahwa negara-negara anggota ASEAN dapat memprioritaskan masalah ini dan bekerja sama dalam mencari solusi yang tepat untuk mengatasi perdagangan manusia di kawasan. KTT ASEAN merupakan momentum yang tepat bagi negara-negara anggota ASEAN untuk memperkuat kerjasama regional dan memperkuat upaya mitigasi perdagangan manusia di kawasan ASEAN. (*/Met)

 


share on: