Yogyapos.com (GUNUNGKIDUL) - Acara penyampaian visi dan misi bakal calon Bupati dan Wakil Bupati untuk Pilkada 2020 digelar di Kantor DPD Partai Golkar Gunungkidul, Sabtu (21/3/2020), berlangsung gayeng, penuh keakraban dan dinamis.
Sedianya ada 6 balon Bupati/Wakil Bupati yang mesti menyampaikan visi dan misinya. Namun hanya 5 balon yang hadir yakni Sunaryanto, Sutrisno Wiboowo, dadang Iskandar, Immawan Wahyudi dan Martanty Soenar Dewi. Sedangkan Bahron Rosyid berhalangan hadir.
Partai Golkar, sebagaimana dikemukakan Heri Nugroho SS selaku Sekretaris memberlakukan sistem terbuka dalam Pilkada 2020. Artinya membuka peluang bagi siapa pun untuk mendaftar sebagai Balon Bupati maupun Wakil Bupati. “Bukan hanya dari internal partai, tapi siapa pun bisa mengikuti asalkan memenuhi persyaratan. Dari sistem ini kami menjaring 6 bakal calon,” ujarnya.
Lazimnya visi dan misi, semua balon menginginkan suatu kemajuan bagi Gunungkidul. Dari aspek sosial, ekonomi, budaya dan seterusnya. Meski demikian tidak semua balon tersebut menyampaikannya secara tertulis.
Dadang Iskandar misalnya, dalam penyampaian visi dan misi layaknya orator tanpa teks. Bahkan cenderung santai dan sesekali diselingi ungkapan yang mengundang senyum hadirin.
“Saya berdiri disini intinya siap menjadi Bupati,” ucapnya penuh percaya diri.
Bagi dia, Gunungkidul hari ini perlu punya akses jalan yang lebar mengingat keberadaan destinasi wisata dan pemajuannya sanga krusial yang diniscayakan akan berdampak positip pada kemajuan ekonomi.
“Sangat butuh akses jalan yang lebar di semua arah. Ini penting, disampingi tentu saja solusi permanen mengatasi ketercukupan air bersih di musim kemarau,” tukas Direktur JGW DIY yang juga Staf Kontraktor di PT Putera Jaya Andalan dan CV Sukma.
Terkait dengan pembangunan infrastruktur dan pemajuan ekonomi bagi hajat hidup masyarakat, Dadang juga menyatakan kesiapannya untuk menarik Investor dari luar negeri.
Sementara itu, Heri menambahkan dalam Pilkada 2020 pihak sudah melakukan komunikasi intensif dengan sejumlah parpol. Bahkan sudah ada sinyal positif dari PKB dan Partai Gerindra. Itu sebabnya Golkar optimis dapat memenangkan kontestasi Bupati dan Wakil Bupati. (*/Met)
