UGM Resmikan Sekolah Berkuda di Fakultas Peternakan, Terbuka untuk Masyarakat

share on:
Fakultas Peternakan UGM meresmikan sekolah berkuda || YP-Dok UGM

Yogyapos.com (SLEMAN) – Universitas Gadjah Mada (UGM) kini memiliki sekolah berkuda yang merupakan bagian dari Pusat Kajian dan Olahraga Berkuda Fakultas Peternakan. Fasilitas ini terbuka bagi masyarakat umum dan dibangun sebagai wadah yang mengintegrasikan kegiatan akademik, penelitian, pelatihan, hingga layanan olahraga.

BACA JUGA: Laka Laut Speedboat Mister Un di Teluk Tomini, 12 Penumpang Selamat

Sekolah berkuda ini merupakan kolaborasi antara kampus dengan Persatuan Olahraga Berkuda Seluruh Indonesia (PORDASI) Jawa Tengah yang dituangkan dalam Nota Kesepahaman (MoU).

Dekan Fapet, Prof Budi Guntoro Budi mengatakan pembangunan sekolah berkuda bertujuan sebagai pengembangan fasilitas olahraga. Inovasi ini merupakan perkembangan dari kurikulum dan konsep pembelajaran yang selama ini sudah dijalankan. Saat ini, sekolah berkuda Fapet dikelola dengan standar internasional.

BACA JUGA: Alumni UPN Veteran Yogyakarta dan Desa Sriwedari Perkuat Kemitraan Melalui Panggung Budaya

“Kami ingin menghadirkan model pengelolaan sekolah berkuda yang dapat direplikasi oleh masyarakat sebagai standar pengembangan olahraga berkuda di Indonesia,” kata Budi dalam keterangan resmi kampus, Senin (27/7/2026).

Sementara itu, Wakil Rektor Bidang Perencanaan, Aset, dan Sistem Informasi UGM, Arief Setiawan Budi Nugroho, mengapresiasi langkah Fapet dengan menghadirkan pusat kajian ini. Dia menilai, fasilitas ini tidak hanya berorientasi pada pengembangan ilmu peternakan, tetapi juga mendukung aktivitas olahraga dan pelayanan kepada masyarakat. 

BACA JUGA: Kejurkab PODSI Sleman Ajang Pedayung Muda Ukir Prestasi, Begini Pesan Ketua KONI

Dia berharap dengan diresmikannya Pusat Kajian dan Olahraga Berkuda dapat berdampak besar bagi masyarakat luar. 

“Semoga keberadaan Pusat Kajian dan Olahraga Berkuda bisa lebih bermanfaat untuk Fakultas Peternakan dan juga kepada masyarakat pada umumnya,” kata Arief.

BACA JUGA: HMI Meuseuraya: Jalan Baru Membangun Persatuan dan Relevansi HMI di Tingkat Nasional

Sementara itu, Kepala Pusat Pengembangan Ternak Fapet UGM Tian Jihadhan Wankar, menegaskan kehadiran sekolah berkuda bisa menjadi tempat untuk terapi adik-adik yang berkebutuhan khusus. Oleh karena itu, Pusat Kajian dan Olahraga Berkuda memfasilitasi sekolah-sekolah yang ingin bekerja sama baik untuk terapi maupun untuk latihan sedari awal. (Jhw)

 


share on: