Yogyapos.com (BANTUL) - Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) RI bertekad memperbaiki perekonomian para mustahiq (penerima manfaat amil dan zakat) melalui sejumlah program ekonomi produktif dan peningkatan layanan kesehatan.
“Dari berbagai program diantaranya usaha chicken (gerobak ayam). Warung icek (Indomart), bengkel mini. warung kopi dan peningkatan layanan kesehatan melalui rumah sehat,” kata Pimpinan Baznas RI Pusat Bidang Pendistribusian dan Pendayagunaan, Saidah Sakwan MA melalui Kabag Humas Yudhiarma MK MSi, di Bantul, Sabtu (22/7/2023).
Menurutnya, meski program itu secara umum sudah berjalan baik, namun akan lebih ditata dan dikuatkan. Penguatan itu melalui perbaikan produksi, marketing dan promosi bagi para pelaku, yang bimbingannya dilakukan secara langsung ataupun pendampingan.
Contohnya, di Bantul atau DIY sejak lima bulan lalu hingha kini sudah ada 50 lebih gerobag chicken. Ini sudah berjalan. Namun akan dilakukan pengembangan agar lebih aktif, kreatif dan inovatif.
Rumah Sehat Yogyakarta yang beralamatkan di Jalan Imogiri Barat Sewon Bantul
Semua Rumah Sehat Banas, salah satunya Rumah Sehat Yogyakarta yang beralamatkan di Jalan Imogiri Barat Sewon Bantul juga diarahkan meningkatkan pelayanan sesuai dengan tuntutan layanan kekinian.
Sementara itu, Kepala Rumah Sehat Baznas Yogyakarta, dr Dina Arisonaningtias MPh, mengatakan rumah sehat ini berdiri pada tahun 2012 bekerjasama dengan Badan Wakaf Universitas Islam Indonesia (UII). Hingga kini, lembaga ini tetap eksis dalammmemberikan pelayanan kesehatan.
“Jumlah mustahig atau member penerima layanan kini ada sekitar 27.570 jiwa yang ada dan tersebar di DIY,” kata Dina.
Para penerima layanan kesehatan biayanya ditanggung oleh Baznas alias gratis. Hingga kini berbagai klinik layanan susah ditempuh oleh Rumah Sehat Yoguakarta. Namun untuk peningakatan layanan juga akan memperkuat pula tentang penanggulangan stunting dan terciptanya lingkungan bersih sampah. (Spd)
