Bela Negara Tak Harus Memanggul Senjata

share on:
Suasana Latihan Dasar (Latsar) bela negara, di Kalurahan, Donoharjo, Ngaglik, Sleman, Senin (13/4/2026) || YP-Agung DP

Yogyapos.com (SLEMAN) - Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kabupaten Sleman gelar Latihan Dasar (Latsar) bela negara. Acara yang berlangsung, di Kalurahan, Donoharjo, Ngaglik, Sleman, Senin (13/4/2026).

Dalam sambutan pembukaan, anggota DPRD Sleman dari Fraksi PPP Nurlia Ardianti Putri, menyampaikan bahwa bela negara zaman dulu dengan sekarang sudah berbeda.

BACA JUGA: Indonesia Bukan Jalur Agresi! Gus Hilmy Desak Pemerintah Tolak Akses Bebas Pesawat Militer AS

Kalau dulu, bela negara identik dengan memanggul senjata untuk berperang. Namun sekarang di zaman transformasi digital serta dinamika global yang sedang berlangsung begitu cepat ini, tentuanya bela negara identik jiwa profesionalisme dalam bidangnya masing-masing serta berintegritas. 

BACA JUGA: Film 'Aku Kamu dan Suatu Hari Kita' Angkat Kisah Nyata Perjuangan Kenneth Trevi

"Mengapa bela negara ini salah satu program pokir kami. Karena melihat sebagai anggota dewan itu, ketahanan nasional dari suatu bangsa itu dimulai dari masing-masing individu," ungkap Nurlia.

Semua itu, lanjutnya, sikap kedisiplinan dengan pola pikir yang terukur serta juga dilihat sikap dari solidaritasnya tentang jiwa korsa mereka.

BACA JUGA: Mahasiswa Asal Jepara Ditemukan Meninggal di Mobil, Begini Penjelasan Polisi

Ia juga berharap kegiatan ini dapat bermanfaat bagi warga masyarakat dan bisa mengembangkan karakter. Karena karakter itu bagus bagi generasi muda serta warga lainnya karena kita akan menghadapi Indonesia Emas tahun 2045. 

BACA JUGA: Kejari Sleman akan Umumkan Tersangka Baru Dugaan Korupsi Dana Hibah Pariwisata

Sementara itu, Kabid Bina Ideologi Wawasan dan Karakter Bangsa, Kesbangpol Sleman, Immawan Nur Syaifudin, mengatakan bela negara bisa dimulai dari hal hal yang kecil seperti, dari rumah kita sendiri, dari tetangga maupun dari lingkungan terkecil kita. Bela negara juga tidak harus seperti tentara atau polisi dengan mengangkat senjata.

BACA JUGA: Paket Pelatihan Tukang Bangunan Terampil Bersertifikat di Sleman Terdampak Anggaran

Kegiatan latihan Bela Negara ini ber langsung selama tiga hari mulai tanggal 13 sampai 15 April 2026. Kegiatan ini diikuti sebanyak 75 orang peserta dari berbagai unsur masyarakat antara lain, Karang Taruna, Linmas, PKK, tokoh masyarakat, tokoh agama, dan organisasi kemasyarakatan yang ada di Kalaru Han Donoharjo. (Agn)

 


share on: