Yogyapos.com (BANTUL) – Setelah melalui babak penyisihan, akhirnya ada 12 tim SSB yang dinyatakan lolos dan berhak masuk ke babak semifinal. Mereka akan berjuang untuk menjadi juara Liga Anak Bantul 2022. Kompetisi sepak bola yang digelar PSSI Askab Bantul dan Dini Mediapro tersbut diadakan di lapangan Potorono Banguntapan, Bantul Sabtu dan Minggu (20-21/8/2022).
Untuk usia 10 ada Kelompok SSB Three Zero Banguntapan, HW Bantul, Persopi ELTI, Bangunharjo,Bawuran, Patalan, Pendowoharjo, Seta Muda, BMT Srandakan, Persiba, Baturetno dan Trianaga.

Sementara untuk kelompok umur 12 yang berhasil lolos adalah SSB Murtigading, Bangunharjo, Baturetno, Pendowoharjo, HW Bantul, Trianaga, Bawuran, Three Zero Banguntapan, Argomulyo, Seta Muda, Patalan dan Persopi ELTI. Mereka akan saling bertanding di Stadion Sultan Agung Bantul pada Minggu 28 Agustus 2022.
Menurut Ketua PSSI Asakab Bantul Endro Sulastomo pembinaan pesepakbola usia dini harus terus menerus dilakukan, diantaranya dengan menggelar kompetisi sebagaimana Festival Liga Anak Bantul 2022 ini.
“Pembinaan harus kontinyu dan ini butuh dukungan semua pihak kalau ingin sukses, sehingga keberadaan sekolah sepak bola yang didukung masyarakat sangat bagus dan memberikan banyak manfaat untuk menyiapkan masa depan sepak bola Indonesia,” kata Endro yagn memang penggila bola ini.
Sementara Wakil Ketua Pembinaan Usia Dini Nopendi mengatakan, sepakbola di usia anak harus penuh kegembiraan dan bukan pressing yang membuat anak secara psikologis tertekan dan salah dalam masa pendidikan.

“Para pelatih harus paham ini, bahwa anak-anak itu masanya bahagia dan dibiarkan menikmati masanya, bahkan untuk main dalam festival Liga anak pun tak perlu dipaksa menang,” tukas mantan back Persiba ini.
Menjamurnya sekolah sepakbola, menurut Nopendi, sangat memberikan kontribusi dan memberikan harapan baik bagi dunia persepakbolaan masa depan.
Pada bagian lain, Taufik Ridwan direktur Dini Mediapro sangat optimis akan mendirikan sekolah sepakbola profesional dan menjadikan Bantul sebagai pusat "kulakan" Pemain handal dalam sepakbola, dimulai dari usia dini.

Akademi Dini telah mencoba mengubungi para artis dan pesohor di Jakarta agar lebih kuat dalam menghasilkan pesepakbola yang layak jual dan jika perlu layak diikutkan dalam kelanjutan sekolah di Eropa.
”Sungguh tidak ada yang mustahil, anak anak yang bermain di Festival Liga Anak Bantul ini kelak menjadi Bintang di Barca atau Liverpool,” Kata Taufik. (Gigin)
