Prof Imam Basuki: Sistem Transportasi Modern Bertujuan Memastikan Akses yang Adil dan Efisien

share on:
Prof Dr Ir Imam Basuki MT IPU ASEAN Eng saat bacakan pidato pengukuhan dirinya sebagai Guru Besar Ilmu Transportasi UAJY, Kamis (18/6/2026)

Yogyapos.com (SLEMAN) - Prof Dr Ir Imam Basuki MT IPU ASEAN Eng menegaskan, sistem transportasi tidak hanya meningkatkan mobilitas, tetapi juga berperan penting dalam menentukan akses yang adil dan efisien bagi masyarakat. Transportasi menjadi fondasi penting pembangunan karena menentukan akses masyarakat terhadap kehidupan.

BACA JUGA: Sosialisasi 'GATI' di Gandok, Ayah Pondasi Penting Pembentuk Karakter Generasi Muda

Penegasan tersebut disampaikan dalam orasi ilmiah pengukuhan dirinya sebagai Guru Besar Ilmu Transportasi berjudul “Transformasi Transportasi Publik Berkelanjutan melalui Kendaraan Energi Baru, Keadilan Mobilitas, dan Ketahanan Energi Nasional”  melalui Sidang Terbuka Senat Akademik Universitas Atma Jaya Yogyakarta (UAJY), Kamis (18/6/2026).

BACA JUGA: Presiden Apresiasi Penyelenggaraan Haji 2026, Dorong Percepatan Masa Tunggu Jemaah

Tujuan utama dari sistem transportasi modern bukan sekadar untuk meningkatkan mobilitas, tetapi juga memastikan akses yang adil dan efisien bagi seluruh lapisan masyarakat,” tandas Imam.

Disebutkan, kebijakan elektrifikasi transportasi, terutama transportasi publik, menjadi strategi transformasi transportasi global guna memperkuat konektivitas, mendorong pertumbuhan ekonomi, serta memperkuat ketahanan energi bangsa. Selain menunjukkan adanya perubahan teknologi kendaraan, kebijakan ini juga mencerminkan adanya perubahan paradigma dunia terhadap energi, lingkungan, industri, dan pembangunan yang berkelanjutan.

BACA JUGA: Wakil Rektor IPB: Hati-Hati, Algoritma Media Sosial Telah Mendikte Masyarakat

“Saat ini, dunia memasuki era transportasi rendah emisi, dan elektrifikasi transportasi menjadi salah satu strategi penting dalam menghadapi perubahan iklim untuk memperkuat ketahanan energi dan mendukung pembangunan berkelanjutan,” urainya.

Rektor UAJY saat memberikan sambutan 

Harapannya, lanjut dia,kebijakan transformasi transportasi berkelanjutan ini dapat membangun sistem mobilitas yang lebih efisien, bersih, inklusif, berkeadilan, dan tangguh dalam menghadapi tantangan energi di masa depan.

BACA JUGA: Indonesia Banyak Orang Pintar, Sedikit Orang yang Mau Bertirakat

Prof Imam juga menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada sivitas akademika UAJY, para guru, rekan sejawat, sahabat, relasi, serta keluarga yang telah mendukung perjalanan akademiknya. Suasana pengukuhan semakin hangat ketika Prof. Imam memberikan kejutan kepada sang istri yang tengah merayakan ulang tahun. 

BACA JUGA: Puisi Aprinus Salam: Indonesia Sedang Berjalan Ke Mana

Rektor UAJY, Dr G Sri Nurhartanto SH LLM, dalam sambutannya menyampaikan ucapan selamat sekaligus apresiasi atas pencapaian Prof Imam. Menurutnya, pengukuhan ini menjadi kebanggaan bagi UAJY karena menambah jumlah guru besar yang dimiliki universitas. 

“Tentu ini sangat membanggakan, karena dengan demikian, di Universitas Atma Jaya Yogyakarta terjadi pertambahan guru besar lagi, yang totalnya menjadi 25 orang,” ungkap Nurhartanto.

BACA JUGA: Perkuat Kompetensi Jiwa Wirausaha, Mahasiswa Biologi UAJY Belajar Langsung Industri Bioteknologi

Ia berharap bertambahnya jumlah guru besar dapat menjadi inspirasi bagi dosen-dosen muda untuk terus mengembangkan keilmuan dan meniti karier akademik hingga mencapai jenjang tertinggi. (Met)


share on: