BPD DIY Peroleh Kucuran Dana Rp 1 Triliun untuk Pemulihan Ekonomi

share on:
Penyerahan CSR dari PT Bank BPD DIY kepada Pemkab Bantul || YP-Supardi

Yogyapos.com (BANTUL) - PT Bank BPD DIY memperoleh kucuran dana sebesar Rp 1 Triliun dari Pemerintah untuk pemulihan ekonomi akibat terdampak pandemi Covid-19. Dana sebesar itu akan disalurkan kepada sekitar 100.000 (seratus ribu) nasabah lama dan baru. Nasabah yang kriterianya besar maupun kecil.

Keterangan tersebut disampaikan Direktur Utama PT Bank BPD DIY Santoso Rohmad, usai menghadiri Peresmian Food Corner ‘Kemangi’ (Kuliner Bantul Dikenang) oleh Bupati Drs H Suharsono, di lantai 2 Pasar Bantul, Jumat (14/8/2020).

Santoso mengatakan, untuk pemulihan perekonomian di wilayah DIY maka para nasabah akan dipermudah dalam mengakses dana di BPD. Diantaranya kemudahan itu adalah akan dilakukan penurunan besarnya suku bunga, yang diutamakan untuk UMKM.

Program utama di Pemerintah DIY terkait dengan terdampak Covid-19 adalah pencegahannya. Selain itu juga pemulihan ekonomi. Maka penurunan suku bunga bertujuan agar para nasabah, terurama UMKM bisa lebih menggeliat dan cepat tumbuh berkembang sehingga perekonomian masyarakat bisa kuat kembali.

“Selain itu, agar dana itu bisa lebih mudah diakses dan tepat serta praktis, maka PT Bank BPD DIY juga akan lebih menggalakan sistim digitalisasi kepada para nasabahnya. Namun juga tetap melakukan pelayanan melalui sistem manual. Lelayanan digital  juga dimaksudkan untuk melatih dan mengajak masyarakat agar familiar dengan sistem digitalisasi,” katanya.

Sementara itu, Deputi Direktur Utama Bank Indonesia (BI), Miyono dalam sambutannya pada acara itu, menyatakan sejak terdampak Covid-19, maka perekonomian di DIY sangat jatuh. Oleh karena itu diperlukan berbagai upaya untuk pemulihannya.

"Perekonomian di DIY mengandalkan bidang jasa pariwisata, pendidikan dan perdagangan, namun pada saat ada Covid-19 jadi berat. Maka perlu adanya upaya untuk menggeliatkannya,” kata Miyono.

Pada kesempatan sama, Bupati Bantul Suharsono mengatakan, pihaknya sebagai Kepala Wilayah di Bantul tugasnya saat ini tetap aktif melakukan upaya-upaya pecegahan pandemi Covid -19 dan juga memperbaiki perekonomian, antara lain membuka kembali tempat kuliner dan obyek wisata,” jelasnya.

Sedangkan Kepala Dinas Perdagangan Bantul, Sukrisna dalam laporannya, mengatakan, ruang (kios) di lantai 2 Bantul sempat banyak yang mangkrak akibat pandemi Covid-19.

"Maka kini diramaikan kembali dengan cara dibuka pusat kuliner yaitu Kemangi Food Corner. Yang tersedia adalah kios kuliner bakmi Pak Joo, milan roti, sop empal, sate kambing,lontong tuyuhan, bakso bom dan mie ayam, geprek dan seblak, sego berkat dan ingkung ayam,” papar Sukrisna.

Peresmian Kemangi Food Corner ini ditandai dengan pendatanganan pakta integritas tentang pembayaran non tunai. Ini dilakukan  oleh sejumlah pihak diantaranya Bupati Bantul Suharsono dan PT Bank BPD DIY. PT Bank BPD juga menyerahkan sejumlah CSR ke Pemkab Bantul. (Supardi)

 


share on: