Yogyapos.com (BANUL) - Badan Pertanahan Nasional (BPN) Kabupaten Bantul yakin mampu menyelesaikan pembuatan sertifikat tanah warga melaui Program Nasional (Prona) hingga akhir tahun 2020.
“Dalam mensukseskan program Presiden Joko Widodo tentang pensertifikatan tanah rakyat, target dan kewajiban kami di tahun 2020 menerbitkan sekitar 16.000 sertifikat. Ini akan selesai ahir tahun,” ujar Kepala BPN Bantul, Iskandar Subagya usai penyerahan sertifikat untuk rakyat se-Indonesia secara virtual di Imogiri Bantul, Senin (9/11/2020).
Bahkan target tersebut bisa lebih. Namun penyerahannya kepada masyarakat sebagian kemungkinan terpaksa akan dilakukan pada awal tahun 2021.
“Untuk mensukseskan itu, kami semua berkerja ekstra keras. Tentunya ini juga ada dukungan dari seluruh Pemerintah Desa (Kelurahan) yang jumlahnya ada 75,” tambah Iskandar.
Penyerahan sertifikat untuk rakyat se-Indonesia ini secara nasional dilakukan oleh Presiden Joko Widodo di Jakarta. Sedangkan tingkat Propinsi dan Kota/Kabupaten mengikutinya secara bersama melalui virtual.
Untuk Bantul dilakukan oleh Pjs Bupati Budi Wibowo di Imigiri.
Pjs Bupati Bantul Budi Wibowo dalam sambutanya menyatakan, sertifikat tanah sangat penting bagi masyarakat. Ia berfungsi sebagai kepastian hukum hak atas kepemilikan tanahnya.
“Legalitas kepemilikan tanah ini banyak mempunyai manfaatnya bagi pemiliknya,” katanya. (Supardi)
