Yogyapos.com (YOGYA) - Kehadiran PT Hari Mukti Teknik (HMT) membawa berkah tersendiri bagi lingkungan sekitarnya. Setidaknya warga sekitar merasa mendapat manfaat dari sisi kesejahteraan dan spiritual. “Selain banyak warga yang diterima menjadi karyawan, juga menggairahkan kegiatan peribadahan di mesjid,” kata Iswahyudi, Dukuh Kuden, Sitimulyo, Piyungan, Bantul, Jumat (6/4/2023).
Iswahyudi mengungkapkan hal tersebut, saat memberikan sambutan dalama cara berbuka puasa bersama PT HMT dengan karyawan dan warga sekitar lingkungan perusahaan berada.
Ashari (tengah) merasa gembira bersama hadirin || YP-Gigin
“Dari kesejahteraan masyarakat selain mengurangi pengangguran, juga berdampak positif secara keagamaan karena karyawan menjadi contoh tertib beribadah tepat waktu,” kata Pak Dukuh.
Pak Dukuh merasa bersyukur dan ikut senang dengan perkembangan PT HMT yang terus menunjukkan perkembangan yang pesat. “Terimakasih kepada Pak Ashari selaku Direktur dan Owner perusahaan karena kehadiran HMT telah membawa dampak positif untuk masyarakat di wilayah kami,” ujar Pak Dukuh.
Nugroho Budi Utomo, selaku Direktur Produksi HMT menyampaikan sambutan dengan bahasa yang halus.
Menurutnya momentum buka puasa dengan karyawan dan warga sekitar, memiliki makna yang sanggat bagus untuk menjalin keharmonisan. “Selama saya bekerja, baru di perusahaan ini ada kegiatan buka bersama dengan karyawan,” kata Nugroho yang belum lama bergabung di HMT.
Momentum buka bersama, sepertinya memang menjadi sarana membangun keharmonisan hubungan perusahaan, karyawan dan lingkungan sekitar. Sebagai tuan rumah, Ashari yang juga punya talenta sebagai ahli masa kini,nampak begitu berusaha menghormati tamu dengan sepenuh hati.
Menyimak tausiah menjelang bukber || YP-Gigin
Ia menyuguhkan berbagai menu hidangan yang terasa istimewa. Mulai dari makanan dan minuman untuk membatalkan puasa, hingga menu berbuka yang serba aneka masakan daging kambing dan sapi.
Setelah selesai solat magrib berjamaah, semua tamu dipersilahkan menikmati hidangan yang telah disiapkan. Menunya benar-benar komplit mulai dari soup, bakso, sate ruji, tengkleng, tongseng, gulai, nasi briani dll.
“Ini semua masakan sendiri,” sela Ashari yang kebetulan juga pemiliik Dapur Astina yang bergerak khusus di jasa catering.
Acara buka bersama tersebut, berlangsung meriah sejak awal sampai akhir. Para perserta yang hadir nampak ceria dengan konsep acara yang sangat santai dan menghibur. Apalagi Ashari begitu dermawan berbagi rezeki dengan cara menebak kuis. Siapa yang biasa menjawab mendapat sejumlah uang dari Rp 50 ribu sampai Rp 500 ribu.
Dalam kesempatan tersebut, Ashari menyampaikan terimakasih kepada semua pihak yang sudah hadir. Diharapkan pertemuan itu bisa memberikan manfaat yang baik untuk semuanya. Menyampaikan pesan tentang apa yang menjadi tujuan hidupnya.
Ia hanya ingin bisa memberikan manfaat kepada banyak orang. Salah satunya dengan banyak bersedekah. Berharap karyawan memberikan dukungan dengan berdoa.
“Apa yang saya sedekahkan tidak lepas dari hasil kerja keras para karyawan, oleh karena itu karyawan akan mendapat dari bagian pahala dari setiap yang saya sedekahkan,” kata Ashari.

Yang tak kalah menarik, sebelum azan tiba ada sesi pengajian yang diisi Ustadz Hamdan. Ustadz yang biasa mengisi kajian rutin di internal perusahaan ini, menyampaikan kajian tentang keteladan para Salafussholih. Ustadz Hamdan menuturkan bagaimana kita bisa meneladani para Salafussholih dalam hal ibadah dan bermuamalah.
Mereka yang hidup bersama Rasul adalah sebaik-baiknya contoh. Ustadz berharap para karyawan bisa memaksimalkan ibadah selama bulan Ramadan. Disela-sela sibuk bekerja bisa melakukan berbagai amalan, misalnya dengan cara baca Alquran atau berdzikir. (Gin)
