Yogyapos.com (BANTUL) - Suasana duka masih menyelimuti keluarga Kelasi Pratu Gunadi Fajar Rahmanto (20) di Dusun Ngleco, Seloharjo, Pundong Kabupaten Bantul, Senin (25/4/2021). Pratu Gunadi adalah salah seorang dar 53 awak KRI Nanggala 402 yang subsunk (tenggelam) di perairan Selat Bali. Meski berduka, keluarga Gunadi telah mengikhlaskannya.
“Sudah ada pemberitahuan mengenai hilangnya Mas Gunadi, insha allah keluarga sudah mengikhlaskan,” tutur Sugiman selaku ketua RT 03 Dusun Ngleco.
Ia menuturkan, sejak terbetik kabar musiban KRI Nanggala, pihak sanak famili berdatangan silih berganti membesarkan hati keluarga. Tak terkecuali Bupatu Bantul Abdul Halim Muslin dan rombongan dtang ke rumah duka mengahturkan bela sungkawa dan memberikan bingkisan.
“Saya atas nama pribadi maupun pemerintahan Kabupaten Bantul ikut berbela sungkawa atas terjadinya kecelakaan kapal selam itu. Bela sungkawa yang sedalam-dalamnya kepada keluarga Mas Gunadi,” kata Abdul Halim
Andul Halim Muslih yang menemui Istri Pratu Gunadi, Dwi Ari Astanti (25) dan ayah Gunadi Sunaryo menyatakan, kematian Pratu Gunadi insha Allah Syahid. Ia mulia bertugas untuk nusa, bangsa dan negara.
Ikut menemui Abdul Halim, Forkompimcam Pundong, Lurah, Dukuh dan Tokoh Masyarakat setempat. “Pemkab Bantul nantinya juga akan menyediakan biaya bersalin kepada Ari Astanti yang kini sedang hamil sekitar 8 bulan. (Supardi)
