Yogyapos.com (BANTUL) - Bupati Bantul Abdul Halim Muslih wanti wanti (mengingatkan dengan penuh harap, red) agar Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) dan Pemerintah Kalurahan (Pemkal) melakukan optimalisasi sinergis dalam mengatasi perekonomian yang dihadapi Kabupaten Bantul.
Hal itu diungkapkan oleh Bupati pada acara optimalisasi sinergitas Pemkab Bantul melalui Badan BUMD dan Pemkal yang dihadiri oleh 75 lurah dan para Pimpinan BUMD Bantul, di Aula Bank Bantul, Selasa (15/7/2025).
BACA JUGA: Kelompok Tani Mekar Sukses Panen Padi Sembada Merah, Dihadiri Wabup Sleman
Bupati menyatakan bahwa fakta menunjukan Bantul merupakan daerah di DIY yang paling ternkena dalam perkembangan perekonomian nasional maupun global. Bantul merupakan pengekspor kerajinan paling banyak namun terancam menurun ekspornya. Selain itu UMKM di Bantul juga mengalami tantangan berat dan dimungkinkan jumlah pengangguran akan bertambah.
"Maka solusi terbaiknya BUMD bersama Pemkal di Bantul harus bangkit secara sinergis melakukan inovasi dan bekerja ektra keras,” imbaunya.
BACA JUGA: Lagi Nih! Polda DIY Giat Operasi, Sita 1.672 Botol Miras
Diketahui, Bank Bantul sudah memiliki prestasi artinya meski dulu pernah mengalami kredit macet cukup besar, namun beberapa tahun terakhir berhasil mengatasinya dan tak lagi ada kredit macet. Ini berkat kerja profsionalismenya.
PDAM Bantul juga telah berhasil berprestasi di tingkat nasional, meski tarif air untuk pelanggannya kini masih relatif murah, bahkan termurah di DIY.
"Jika PDAM akan mengembangkan usaha di pedesaan maka Pemkal diharapkan memberikan akses agar dapat maju bersama,” tandas Bupati dalam acara yang dihadiri para lurah tersebut (Spd)
