Yogyapos.com (SLEMAN) - Bupati Sleman Kustini berharap, Lembaga Dakwa Islam Indonesia (LDII) Kabupaten Sleman dapat melakukan revitalisasi dakwah Islam di era globalisasi ini. Harapan tersebut disampaikan dalam sambutan pembukaan Musyawsrah Daerah (Musda) DPD LDII Sleman ke VII berlangsung di Pendopo Rumah Dinas Bupati Sleman, Minggu (5/12).
Lebih lanjut Kustini mengatakan sebagai lembaga yang mengkoordinir organisasi dakwah yang ada di masyarakat, LDII memiliki peranan penting dalam melakukan perubahan serta inovasi di bidang dakwah. "Sehingga sangat penting pengurus LDII bersama-sama menjaga anak bangsa dengan memfilter dan membina dari kerusakan moral seperti halnya banyak menghiasi medsos,” katanya.
Menuritnya peran organisasi agama serta kemasyarakatan sangat diperlukan untuk saling menguatkan termasuk dalam antisipasi maraknya narkoba, klitih dan semacamnya bahkan saat ini pandemi Covid-19.
“Saya berharap dalam Musda LDII ini dapat merumuskan rencana kerja ke depan dengan didadasi oleh masalah-masalah yang ada,sehingga dengan kepengurusan baru LDII dapat mengoptimalkan peran lembaga dakwa ini,” tandas Kustini.
Sementara Ketua DPD LDII Kabupaten Sleman, Anji Sujiman mengungkapkan Musda ke VII LDII ini mengusung tema ‘Mewujudkan Generasi Emas Profesional, Religius dan Berbudaya untuk Mendukung Visi Misi Kabupaten Sleman sebagai Rumah Kita Bersama’.
“DPD LDII Kabupaten Sleman dalam peran utamanya membantu program program pemerintah senantiasa konsisten melakukan amal nyata melaluo meningkatkan kwalitas sumber daya manusia yang profesional dan relegius,” ungkapnya.
Sedang dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia tersebut dilakukan melalui dakwah bil hal dan bil qalam agar tersedia sumberdaya manusia yang mampu berkiprah di era digital dan demokrasi yakni sumber daya manusia yang memiliki kualitas keimanan dan Ketakwaan pada Tuhan Yang Maha Ess sebagaimana jiwa dan semangat yang terkandung dalam AD/ART serta dalam peraturan organisasi LDII. (*/Agn)
