Yogyapos.com (SOLO) – Gong kampanye terbuka Calon Presiden nomor 02 Prabowo Subianto, di Lapangan Sriwedari Solo, Rabu (10/4/2019)dijubeli massa pendukungnya yang diperkirakan sekitar seratus ribu orang.
Kehadiran Prabowo benar-benar sangat ditunggu oleh massa yang bergerak menuju area kampanye sejak pukul 09.00. Bukan hanya warga Solo saja, tetapi juga massa dari luar kota seperti Salatiga, Boyolali, Sragen, Yogyakarta, Purworejo, Magelang, Semarang, serta bahkan massa dari sebagian wilayah Jawa Timur.

Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) ikut berorasi | YP/Taufiqurrahman
Sebab itu Prabowo di awal orasi politiknya menyatakan berterimakasih kepada mereka. Ia meyakini bahwa gelombang massa itu datang ke area kampanye lantaran ingin menyampaikan sikap, tidak mau dibohongi tentang apa yang sedang terjadi sekarang.
Prabowo bercerita, ketika masuk ke kota Solo sempat ditanya oleh seorang profesor kenapa baliho besar dirinya bersama Sandiaga Uno tidak banyak yang terpampang di jalan-jalan kota tersebut. Lantas ia pun menukas tanpa merasa berkecil hati, bahwa balihonya ada di hati masyarakat Solo.

Relawan pengaman selalu siaga di setiap sudut panggung kampanye | YP/Taufiqurrahman
“Kami memang tidak punya uang sehingga tidak memasang banyak-banyak baliho. Tidak mengapa, karena baliho kami sebenarnya sudah ada di hati warga Solo,” tegas Prabowo disambut histeria massa menyerukan namanya; Prabowo... Prabowo... Prabowo...
Prabowo menegaskan optimismenya bahwa sebentar lagi Indonesia menang. Hal itu bisa dilihat dari mata rakyat, getaran rakyat, tangan-tangan rakyat dalam perjalanan masa kampanye dirinya ke berbagai daerah selama ini.
Rakyat, kata dia, sudah ingin perubahan. Menghentikan arah yang salah, yang menguntungkan segelintir orang, tidak mau membiarkan kekayaan dibawa ke luar negeri.
Sebentar lagi, tandas dia, Indonesia menang. Ia merasakan getaran hati dan mata rakyat yang sangat kuat ingin perubahann ke kehidupan yang lebih baik. Alhamdulillah kita lihat rakyat Jateng ingin perubahan. Karena itu perjuangan Koalisi Indonesia Adil dan Makmur bekerja sepenuhnya buat rakyat.

Sejumlah Emak-emak antusias di tengah lapangan bagai tak kenal panas | YP/Taufiqurahman
“Saya tidak gentar, tidak menyerah, tidak takluk berlutut. Lebih baik saya mati daripada menyerah pada orang-orang itu,” pungkas mantan Danjen Kopasus yang lagi-lagi disambut histeria massa.
Di tengah histeria itu, bendera-bendera dari semua partai koalisi maupun kelompok-kelompok relawan pun terus berkibar digerakkan oleh tangan-tangan mereka. Tampak diantaranya bendera Partai Gerindra, PPP, PAN, Partai Demokrat dan Partai Berkarya.

Sebagian rombongan Rumah PADI Yogyakarta dipimpin advokat Taufiqurahman SH pulang kampanye dalam suasana riang menyempatkan santap sore di rumah makan | YP/Met
Ikut memberi orasi pada kampanye tersebut antara lain Ramhmawati Soekarno Putri dan Agus Harimurti Yudonoyo (AHY). Tampak pula ikut berada di atas panggung Letjen Purn Bibit Waluyo, Titiek Soeharto, Hidayat Nur Wahid, Rustriningsih, Jend Purn Joko Santoso, Amien Rais, Syukri Fadholi, Mudrick M Sangidoe, Suko Sudarso, Hariman Siregar, Adyaksa Dault, Tyasno Sudarso, Neno Warisman, Bachtiar Nasir.
Kehadiran Prabowo di Solo ini merupakan yang terakhir dalam kampanye terbuka. Berikutnya yang bersangkutan akan melakukan kampanye tertutup di Surabaya. (Met)
