ChorChet, Pameran Lintas Seni di Masa Pandemi

share on:
Kadispar DIY Singgih Raharjo (tengah) didampingi Lia Mustafa dan Yani Saptohudoyo saat mengamati hasil karya para seniman || YP-Fadholy

Yogyapos.com (YOGYA) - Seniman dan insan kreatif mempunyai tanggung jawab menelurkan karya dan tetap produktif di masa pandemi. Hal ini pula yang mengilhami fashion desainer kawakan Lia Mustafa mengehelat sebuah pameran dengan tajuk ChorChet: Masker dan Alam.

Acara yang digelar di Hotel Gaia Cosmo ini berlangsung dari 29 Agustus hingga 4 September. Dengan menampilkan karya lintas seni dari Lia Mustafa (fashion), Timbul Raharjo dan Andre Suryaman (patung), Isrol Legal (lukis), Dedy Efendi (interior), Fauzan Armando dan Pradita Dian (fotografi) serta Reza Rusnandi dan Vika Aditya (sastra puisi).

Lia Mustafa dalam open speechnya mengungkapkan, dampak Covid-19 sangat dirasakan oleh lini ekonomi dan insan kreatif. Seperti lunglai tak berdaya. “Namun kita harus move on dengan kondisi ini. Harus tetap bergerak, berkarya dan produktifitas kita jangan sampai tumpul. Dengan pameran lintas seni ini kami berharap menjadi stimulus bagi rekan seniman lain serta insan kreatif untuk tetap produktif menghasilkan karya-karya yang ajaib. Dalam acara ini kami juga akan melakukan aksi sosial dengan hasil penjualan produk pameran akan disumbangkan ke panti asuhan ataupun yayasan kaum dhuafa,” jelas Lia Mustafa Sabtu (29/8) sore dihadapan media.

Acara dimulai sesi presentasi oleh sejumlah seniman, lalu sambutan dari Kepala Dinas Pariwisata (Dispar) DIY Singgih Raharjo, kemudian performing fashion dari Lia Mustafa yang menghadirkan 14 karya redesain dan recycle. Lalu tamu undangan diajak showing karya para seniman yang ditempatkan di lorong-lorong kamar Hotel Gaia Cosmo.

Singgih Raharjo dalam sambutannya mengatakan sangat mengapresiasi ide dan gagasan dari pameran ChorChet ini. “Konsep dan idenya sangat menarik. Mengadakan pameran lintas seni di sebuah hotel. Biasanya kan pameran diadakan di galeri ataupun artspace. Aspek diferensiasinya terkonsep matang dan yang jelas mempunyai value. Tidak menutup kemungkinan acara seperti ini menjadi kalender tahunan Dispar DIY,” ungkap Singgih.

Sementara itu Ivan Andries selaku General Manager Gaia Cosmo sangat menyambut positif pameran ini. “Ide yang ditawarkan selaras dengan konsep ambience yang dianut oleh Gaia Cosmo. Disejumlah sudut hotel, kami telah menempatkan sejumlah karya seni dari seniman lokal Yogya. Karya-karya seni ini menjadi aspek ikonik di Gaia Cosmo dan new value bagi tamu hotel. Kami berharap kerjasama ini terus berkesinambungan,” ujar Ivan didampingi Tia selaku Marcomm. (Fadholy)

 

 


share on: