Yogyapos.com (SLEMAN) - Sebagian besar peserta Road to Tour De Ambarrukmo (RTdA ) 2022 Kamis (17/3/2022) mulai berdatangan di Yogyakarta. Usai menjalani rapid test, para peserta yang telah hadir beristirahat di ruang transit, sambil menunggu kegiatan yang akan digelar Sabtu (19/3/2022) ini. Untuk itu, hari ini panitia mulai memperkenalkan jersey resmi RTdA 2022 yang besuk akan dikenakan para peserta.
GM Plaza Ambarrukmo, Surya ‘Nanan’ Ananta menjelaskan, event RTdA 2022 tahun ini merupakan yang ke-5 kalinya. Sejak pertama kali diselenggarakam, event ini selalu menarik perhatian masyarakat terutama para pecinta olah raga sepeda. Namun, tahun ini jumlah peserta terpaksa dibatasi karena penyelenggara terikat dengan aturan protokol kesehatan.
“Event Road to TDA 2022 ini diikuti lebih dari 500-an peserta. Tidak seperti tahun sebelumnya, jumlah peserta sangat kami batasi,” ujar Nanan kepada sejumlah awak media di Grand Ambarrukmo Hotel Kamis (17/3/2022).
Ditambahkan Nanan, kegiatan RTdA 2022 merupakan kegiatan pembuka dari event Tour de Ambarrukmo yang digelar pada Agustus 2022 mendatang. Oleh karena itu, RTdA 2022 dimaksudkan sebagai kegiatan pemanasan dari keguatan yang sesungguhnya. Kali ini peserta RTdA 2022 ini akan menempuh jarak rute sepanjang 115 km, yang melintasi 3 wilayah kabupaten yaitu Sleman, Bantul dan Gunung Kidul. Selain sebagai untuk mengkampanyekan gaya hidup sehat, event ini ditujukan untuk memperkuat citra Yogyakarta sebagai kota wisata dan budaya.
Menurut rencana, lanjut Nanan, pengibaran bendera start (flag off) akan dilakukan oleh Gubernur DIY Sri Sultan HB X pada Sabtu (19/3/2022) mulai pukul 05.30 dari halaman Pendhapa Ambarrukmo, kemudian peserta akan diarahkan menuju check point pertama yakni Pantai Parang Tritis, kemudian menuju checkpoint ke-2 di Kopi Panggang Gunung Kidul. Selanjutnya peserta diarahkan menuju ceck point ke-3 di Candi Prambanan dan Finish kembali ke Pendhapa Ambarrukmo.
Untuk menghindari adanya kerumunan peserta, maka 500-an peserta dibagi menjadi 3 kelompok dan setiap kelompok di pandu oleh sejumlah atlet sepeda nasional. Tercatat atlet sepeda Dinan Cahyadi serta sejumlab atlet nasional lain ikut terlibat dalam kegiatan ini.
Sementara itu, Panitia Pelaksana RTdA 2022 Indra Gunawan menambahkan, hampir semua provinsi di Indonesia terwakili oleh peserta RTdA 2022 ini. Meski hampir 80 persen peserta berasal dari Jawa tetapi peserta dari luar Jawa mulai Aceh hingga Papua terlibat dalam event ini.
“Peserta dari DIY sendiri hanya 70 orang. Jadi, tidak benar jika event ini hanya di dominasi peserta DIY,” tandas Indra.
Indra mengakui, keterbatasan jumlah peserta ini berdampak pada banyaknya daftar tunggu yang akan ikut serta dalam Tour de Ambarrukmo 2022 pada Agustus nanti. Meski demikian, pihaknya belum menentukan jumlah kuota yang akan dibuka, karena menunggu evaluasi dari event RTdA 2022 ini.
Sebagian besar peserta RTdA 2022 ini terlihat sangat antusias untuk ikut serta dalam event sepeda yang nyaris tanpa iming-iming hadiah ini. Salah satunya, seperti yang diungjapkan oleh peserta dari Jakarta bernama Edo. Demi ikut serta dalam kegiatan ini, Edo rela bersepeda dari Jakarta menuju Yogyakarta dengan menempuh jarak lebih dari 600 km.
“Berangkat dua hari lalu bersama beberapa teman, demi ikut serta kegiatan ini. Sekaligus sarana uji fisik,“ ujar Edo .
Ditambahkan Edo, dari Jakarta pihaknya melewati jalur Semarang dan beberapa kali sempat istirahat untuk memulihkan tenaga. Pihaknya tertarik, untuk ikut serta karena event sepeda ini dinilainya sangat bergengsi.
“Dalam bayangan saya, event ini mirip dengan event Tour de France di Perancis sana. Jadi saya tertarik untuk ikutan,” tandas Edo. (*/Sulistyawan DS )
