Desa Wisata Wirokerten Menggelar Beragam Event Seni dan Kuliner

share on:
Penampilan salah satu kelompok seni di obyek wisata Pasar Blumbang Mataram Banguntapan, Minggu (3/11/2024) || YP-Supardi

Yogyapos.com (BANTUL) - Seksi Lembaga Budaya Kundha Kabudayan bersama Desa Wisata Wirokerten Kapanewon Banguntapan menggelar event seni dan budaya Jawa, di Pasar Blumbang Mataram Banguntapan, Minggu (3/11/2024).

Rangkaian kegiatan berupa jalan sehat diikuti oleh sekitar 1.300 orang, lomba lukis anak-anak dan remaja oleh sekitar 150 peserta. Selain itu digelar pentas tari, karawitan dan jathilan.

“Kami juga berupaya memberdayakan UMKM melalui kegiatan ini. Sekitar 150 pelaku UMKM difasilitasi untuk menjajakan berbagai kuliner tradisonal produknya,” kata Kepala Kundha Kabudayan Bantul, Yunatun Yunadiana SSi MSi didampingi Kabid Lembaga Budaya, Heri Mayong,

Pelepasan burung bersama di acara pembukaan || YP-Supardi

Kegiatan ini mampu menyedot 2.000 orang pengunjung. Sehingga diyakini akan memantabkan upaya kelestarian seni budaya jawa, pemberdayaan UMKM sekaligus memberikan hiburan kepada masyarakat. 

“Kegiatan ini merupakan wujud sinergitas antar lembaga pemangku kebijakan yakni Kalurahan Wirokerten dengan Dinas Kebudayaan Bantul. Kegiatan didukung Dana Keistimewaan DIY,” tambahnya.

Lurah Wirokerten, Rahmawati Wijayaningrum SIP, mengungkapkan kegiatan kali ini melibatkan sejumlah Perguruan Tinggi, salah satunya Universitas Muhammadiyah Yogyakarta sebagai mitra Desa Budaya Wirokerten. 

“Ini selain untuk memberikan hiburan, edukasi senj budaya jawa, kelestarian alam serta pengembangan wisata kepada masyarakat juga diharapkan mampu sebagai penguat kemajuan Wirokerten,” kata Rahmawati.

Sebagai kampanye dan edukasi kelestarian lingkungan, saat pembukaan acara dilakukan pelepasan burung oleh para tamu kehormatan termasuk perwakilan dari UMY. 

Penyerahan cinderamata || YP-Supardi

Pada mesempatan itu Dinarti (42) dan Lestarai Sudirman (64), keduanya pelaku UMKM makanan tradisional Jawa, terlihat gembira karena dirinya dapat berjualan kuliner dengan keuntungan yang lumayan melalui kegiatan tersebut.

Sedangkan Nanik (40) Dewi (34), selaku pengunjung, menuturkan, pihaknya bersama keluarga dan rombongan merasa nyaman mengikuti acara ini.

“Pengunjung dapat menikmati kuliner tradional jawa, menyaksikan pentas kesenian jawa sekaligus menikmati keindahan panorama tempat ini salah satuya ‘praon’ (naik perahu) bersama keluarga,” tuturnya. (Spd)

 


share on: