Yogyapos.com (BANTUL) - Animo masyarakat mendaftar ke MTs dan SMP swasta di Bantul khususnya MTs Annur Ngrukem Pandowoharjo Sewon dan SMP Muhammadiyah Bantul cukup tinggi.
“Dalam PPDB kali ini jumlah pendaftarnya ada 500 anak. Namun koutanya hanya 256. Maka terpaksasa yang tidak atau belum diteterima, dialihkan dan disalurkan ke lembaga pendidikan yayasan Annur terbaru Alwustho ataupun yang ada Rabithoh (asosiasi pesantrean) lainnya,” kata Kepala MTS Annur Ngrukem Sewon Bantul, Abdul Rido M MHum, di kantornya, Kamis (6/7/2023).
Penyaringan untuk para calon peserta didik diberlakukan tes kompetensi keagamaan meliputi berbagai hal, diantaranya hafalan Alquran. Selain itu juga berdasarkan nilai akademik.
“Para pendaftar sebanyak itu sekitar 50 persen berasal dari Bantul dan DIY umumnya. Sedangkan 50 persennya asal luar DIY,” katanya.
Dikatakan, untuk para siswa di Annur diberlakukan wajib asrama (mondok) terkecuali bagi mereka yang rumah tinggalnya di Ngrukem dan sekitarnya diperbolehkan untuk tidak wajib asrama.
“Para peserta didik baru akan mulai mengikuti Kegiatan Belajar Mengajar (KBM) pada 17 Juli dan 10 Juli mulai pengenalan madrasah (pesantren) agar lebih familier,” sambungnya.
Sementara itu, dalam PPDB kali ini SMP Muhammadiyah Bantul juga banyak pendaftarnya. “Meski kuota yang tersedia di SMP Muhammadiyah ini 160 siswa untuk 5 kelas namun hingga hari ini sudah 114 anak yang telah melakukan daftar ulang,” ungkap Kepala SMP Muhammadiyah Bantul, Eni Sri Lestari SPd MPd.
Untuk merinhankan beban masyatakat SMP ini memberlakukan dispensasi biaya sekolah bagi para anak yatim/yatim piatu. Bagi siswa yang tidak mampu dengan menunjukan Surat Keterangan Tidak Mampu (SKTM) juga dinerikan keringanan biaya ataupun gratis.
KBM para peserta didik baru di SMP Muhammadiyah Bantul tahun ajaran 2023/2024 mulai 10 Juli dan selama tiga hari dilakjkan masa oriantasi sekolah. (Spd)
