Yogyapos.com (SLEMAN) - Sebuah pohon randu alas berusia 300 tahun yang semula berdiri kokoh di tengah-tengah Makam Tejosari Durenan Tejo, Triharjo Slemam roboh setelah terjang angin, Senin (28/3).
Menurut Humas Makam Tejosari, Martono, pohon sudah berusia ratusan tahun roboh sekitar pukul 15.30 WIB saat hujan deras disertai angin kencang melanda wilayah ini. Selain menimpa nisan-nisan maupun cungkup yang ada di bawahnya, pohon randu alas juga menimpa pagar makam dan sebuah rumah yang berada di pinggir makam namun tidak ada korban jiwa.
“Pohon randu alas yang roboh ini dikeramatkan. Untungnya batang pohon yang roboh menimpa rumah warga dan tidak mengakibatkan korban jiwa karena pemilik rumah tidak ada ditempat,” ungkap Martono yang juga ketua RW Durenan pada yogyapos.com dimakam tersebut.
Sementara itu menurut Koordinator Pembangunan dan Pengadaann Barang Tejosari, Suroso bahwa pohon randu alas yang sudah berumur 300 tahun setinggi 35 meter dengan diameter lima meter selama ini kerematkan oleh sebagian warga masyarakat, ter waasuk warga dari luar daerah.
Tak heran karena selama ini pohon randu alas itu sering untuk nenepi. Apa lagi mendekati bulan puasa atau sadranan makam Tejosari ramai dikunjungi peziarah. Mereka nyadran di tempat makam leluhurnya, juga ke makam Kyai Tejosari selaku cikal bakal makam yang terletak di sebelah barat pohon Randu Alas. “Mungkin pohon randu alas tersebut roboh karena penunggunya tidak mau dipagari keliling. Karena saya sudah berencana membangun pagar biar sekitar pohon tersebut bersih. Waallahu a'lam,” tandas Suroso yang biasa di panggil Welud pada. (Agn)
