Yogyapos.com (SLEMAN) - Warga di sekitar rumah kos di Padukuhan Dabag, Condongcatur, Depok, Sleman, digegerkan oleh tindakan nekat APA (36) diduga sengaja melompat dari lantai 2 bangunan kos, Senin (27/4/2026) pagi.
BACA JUGA: Urgensi Pengawasan Daycare: Membedah Kasus 'LA' dari Perspektif Perlindungan Konsumen Rentan
Berdasarkan informasi yang dihimpun oleh pihak Kepolisian, perempuan tersebut mengalami depresi. "Korban perempuan berinisial APA, warga Kendal Sekaran, Lamongan, Jawa Timur, melompat dari lantai dua kamar kos, kejadian sekitar pukul 08.55 WIB," ujar Kasi Humas Polresta Sleman, Iptu Argo Anggoro, Selasa (28/4/2026).
BACA JUGA: Sri Purnomo Divonis 6 Tahun Penjara, Terlibat Korupsi Dana Hibah Pariwisata Sleman
Argo menjelaskan, menurut keterangan salah satu penghuni kos, seorang perempuan inisial WS (49), ia mengetahui bahwa APA, dalam waktu 2 hari tidak bisa tidur (diduga depresi).
"Jadi pada hari Senin, 27 April 2026, sekitar pukul 08.55 WIB, saksi WS. sedang tidur di kamar yang letaknya sebelah dengan kamar APA, tiba-tiba mendengar suara orang jatuh lalu mencari asal suara ternyata korban sudah terjatuh di atas genteng rumah sebelah kos," ungkapnya.
BACA JUGA: Polisi Resmi Tetapkan 13 Tersangka Kekerasan terhadap Anak di Daycare Little Aresha
Sementara itu, menurut keterangan penjaga kos, pria berinisial M (34), korban terlihat mondar-mandir naik turun tangga sambil bicara sendiri dan melantunkan sholawatan.
"Penjaga kos ini mau membersihkan sampah, mendengar suara genting pecah. Setelah dicek, korban sudah tergeletak di atas genteng," sebutnya.
BACA JUGA: MWCNU Kotagede Gelar Sholawatan & Ingkungan, KH Yazid: Amalan NU Sesuai Nurani
Akibat kejadian, APA mengalami luka patah pada pergelangan kaki kiri, lecet lutut kiri serta pelipis kiri dan dalam kondisi sadar. "Usai kejadian korban dibawa ke RS Panti Rapih," katanya.
Kepolisian mengimbau kepada masyarakat untuk lebih peka. Jika melihat tetangga atau rekan yang menunjukkan gejala depresi, agar bisa merangkul mereka dan arahkan untuk mencari pertolongan profesional, serta jangan membiarkan orang yang diduga depresi sendirian.
BACA JUGA: Dor! Ini Model Latihan Menembak Prajurit Korem 072/Pmk
"Jika anda merasa dalam situasi darurat, putus asa, atau membutuhkan perlindungan segera, hubungi Call Center Polri 110. Layanan ini aktif 24 jam, gratis, dan bebas pulsa. Petugas kami siap mendengar dan memberikan bantuan darurat," tuturnya. (Opo)
