Disdikpora Bantul Dirikan Posko Layanan Informasi dan PPDB 2023

share on:
Posko Informasi dan Layanan Penerimaan Peserta Dididik Baru (PPDB) Tahun 2023 Disdikpora Bantul || YP-Supardi

Yogyapos.com (BANTUL) - Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) Kabupaten Bantul mendirikan Posko Informasi dan Layanan Penerimaan Peserta Dididik Baru (PPDB) Tahun 2023. Posko akan berlangsung hingga 21 Juni 2023, buka setiap Senin-Jumat Pukul 08.00 -14.00 WIB.

Pengamatan yogyapos.com di Disdikpora Bantul, Senin (12/6) menunjukan posko ini banyak didatangi para wali dan calon siswa yang akan mendaftarkan diri mengikuti PPDB. Mereka mencari informasi dan konsultasi kepada petugas disana tentang tata cara dan berbagai hal tekait dengan PPDB.

“Kami mendirikan posko ini untuk memberikan layanan kepada masyarakat bekenaan dengan berbagai hal kesulitan yang dihadapi masyarakat tentang PPDB kali ini,” kata Kepala Disdikpora Bantul, Drs Isdarmoko MPd melalui Sekretaris Dr Titik Suwarni W MPd.

Menurutnya, berbagai hal kesulitan yang dihadapi oleh para wali atau para calon  peserta didik terkait dengan PPDB diberikan layanan informasi dan konsultasi. Pada umumnya mereka berkonsultasi ke posko ini tentang Nomor Induk Kependudukan (NIK) wali yang tidak muncul terakses di line system online. Kedua tentang bukti kepesertaan Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS) dari Kemensos pada pendaftar dalam jalur afirmasi.

Dalam ketentuan PPDB kali ini disebutkan untuk jalur afirmasi bahwa penduduk dibuktikan dengan Kartu Keluarga (KK) paling singkat yang telah betempat tinggal selama setahun sampai dimulai PPDB (12/6). Peserta yang berasal dari keluarga tidak mampu dan terdaftar dalam DTKS diaplikasi SIKS-NG dari Kemensos. Bagi calon peserta didik dari luar Kabupaten Bantul memilik bukti kepesertaan DTKS dari Kemensos.

Suasana PPDB di SMPN 2 Jetis Bantul || YP-Supardi

“Bagi mereka yang dalam di sekolah dan NIK-nya tidak muncul karena kemumgkinan gangguan tehnis online, maka dilayani konsultasi di posko ini. Setelah beres maka akan melanjutkan proses pndaftarannya ke tempat pendaftaran di sekolah yang dituju,” katanya.

Riyatno (45) wali calon siswa asal Kasihan Bantul disela antre konsultasi di posko ini mengatakan, pihaknya memerlukan layanan intormasi ini. Melalui konsultasi, maka akan lebih faham dan mudah dalam melakukan pendaftaran.

Sementara itu, Kepala SMPN 2 Jetis Bantul, Raden Gantyo Suhartono SPd MPd melalui Wakil Kasek Kesiswaan Pusbagiyo SPd, mengatakan banyak para wali dan calon pendaftar yang kurang atau belum memahami ketentuan dalam PPDB kali ini. Terutama tentang DTKS, maka banyak yang diberikan penjelasan di tempat pendaftaran di SMP N 2 Jetis.

“Kami bertekad agar pelaksanaan PPDDB di SMP ini berjalan lancar sesuai dengan ketentuan. Maka sekalipun para pendaftar kurang paham tentang ketentuan karena salah satu penyebabnya kurangnya sosialisasi, kami berupaya aktif agar PPDB dapat lancar dan tertib,” katanya.

Tentang daya tampung peserta didik baru SMPN 2 Jetis sebanyak 160 orang. Jalur prestasi 48 orang, zonasi kapanewon 56 orang, zonasi lingkungan 8 orang, zonasi kabupaten/antar Kabupaten 16 orang, jalur afirmasi 28 orang dan jalur perpindahan tugas orangtua 8 orang.

Bagian dari jalur afirmasi juga diperuntukan kepada penyandang disabilitas. Hingga pukul 12.00 WIB tadi ada satu difabilitas yang telah mendaftar. (Spd)

 


share on: