Yogyapos.com (SOLO) - Menteri BUMN Erick Tohir pun menyampaikan bahwa budaya yang berkembang disetiap daerah, baik budaya daerah Solo maupun kota–kota di Sumatera hendaknya jangan sampai hilang, karena budaya lokal merupakan kekuatan Indonesia dalam mengembangkan wisata. Setiap Festival Budaya harus dicarikan jalan menuju keekonomiannya, sehingga Indonesia dapat menjadi sebuah Pop Culture Country.
“Kalau Korea bisa jadi Pop Culture Country, mengapa kita tidak bisa. Mayoritas warga kita adalah anak muda. Generasi muda kita itu jangan dianggap remeh, mereka tidak ‘kaleng-kaleng’, tugas kita yang lebih senior adalah membantu mereka,” tutur Erick kepada sejumlah wartawan di Solo, Jumat (9/12/2022).
Indonesia, menurut Erick, punya bibit kearah Pop Culture Country. Salah satunya muncul dari industri perfilman. Dalam acara Festival Film Indonesia (FFI) belum lama ini terungkap bahwa hingga November 2022, ada 51 juta orang Indonesia yang menonton di bioskop. Dimana 51% diantaranya menonton film Indonesia.
“Ini yang harus kita kembangkan. Ini yang harus kita jaga. Agar nanti ketika menjadi negara maju, tetap tanpa melakukan perubahan budaya,” katanya.
Pelaksanaan Festival Budaya yang akan dilangsungkan di Pura Mangkunegaran Solo, telah mendapatkan dukungan dari Mangkunegara (MN) X, karena sesuai dengan visi MN X untuk mengembangkan Pura Mangkunegaran sebagai pusat kebudayaan.
“Koordinasi dengan pihak Istana (Pura Mangkunegaran), luar biasa membantu. Karena Kanjeng Gusti punya visi, bagaimana Festival Budaya bisa dijadikan Pusat Kebudayaan, sehingga nantinya menjadi pusat wisata. Di dalamnya ada kultur yang harus kita hormati. Itu bagian dari budaya kita,” pungkas Erick. (*/SDs)
