Yogyapos.com (SLEMAN) - Event ‘Melbourne Symphony Orchestra Collaboration Concert’, belangsung penuh pesona dan memukau pengunjung, di Lapangan Siwa Candi Prambanan, Kamis (11/7/2024) malam.
Acara yang di selenggarakan oleh Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Provinsi DIY dihadiri Gubernur Sri Sultan Hamengku Buwono X, Danrem 072/Pamungkas Brigjen TNI Zainul Bahar SH MSi beserta Ketua Persit KCK Koorcabrem 072/Pamungkas PD IV/Diponegoro dan sejumlah pejabat utama DIY lainnya.
BACA JUGA: Kasrem 072/Pmk Kolonel Hotlan Serahkan Jabatannya kepada Kolonel Jerry Manungkalit
Mr Edguard Mayer mengucapkan terima kasih kepada Sri Sultan atas terselenggaranya acara tersebut. Ia akan melaporkan kepada pejabat di Melbourne bahwa acara ini merupakan babak baru tradisi daerah yang kuat mempunyai kesamaan tentang tradisi daerah Yogya dengan Melbourne.
“Acara ini membuktikan bahwa kemitraan kita menentukan kekuatan musik yang indah untuk menghubungkan orang-orang dari seluruh dunia. Termasuk kedua negara kita dan saya berharap pertunjukan malam ini dan semua orang di sini untuk bisa menciptakan lebih banyak kolaborasi yang indah antara kedua budaya,” ungkapnya.
BACA JUGA: Petugas Kesehatan Layani Jemaah Hingga Operasional Haji Berakhir
Sementara itu, Sri Sultan Hamengku Buwono X mengatakan bahwa Candi Prambanan sebuah mahakarya dari abad 9 yang menjulang sebagai simbol kejayaan peradaban Hindu di Indonesia. Terdaftar sebagai warisan budaya UNESCO sejak 1991. Candi Prambanan bukanlah sekedar bangunan melainkan sebuah mahakarya yang mencerminkan kejadian manusia dalam menciptakan warisan yang abadi.
Candi Prambanan tak hanya sekadar keajaiban arsitektur, tetapi juga saksi bisu yang berbicara tentang toleransi dan penghargaan terhadap perbedaan. “Seakan menjadi metafora hubungan sistem antara DIY dan Melbourne, memperlihatkan dalam keberagaman ada keindahan yang mengikat kita dalam satu tujuan luhur yaitu kemanusiaan,” ujarnya.
BACA JUGA: Gerakan Penanaman Pohon, Kustini: Upaya Kecil Berdampak Besar Kelestarian Alam
Setiap momentum konser kolaborasi menjadi panggung kehormatan dan kebanggaan tersendiri sejak tahun 2015 orkestra profesional tertua di Australia yang bergaung hingga mancanegara telah menjalin kemitraan dengan pemerintah Daerah Istimewa Yogyakarta.
Pada kesempatan yang sama juga dilaksanakan penandatanganan pembaruan kerjasama tahun 2025 sampai dengan tahun 2027. Kerja sama yang telah berjalan dengan baik ini diharapkan menjadi semakin positif dengan menambahkan aktivitas kolaboratif kedua negara dalam menyajikan program pertunjukan lintas budaya pada 2024. (*/inu)
