FT UNY Borong Penghargaan di LPPM Award 2022

share on:
Ketua LPPM Prof Dr Samsul Hadi MPd MT memberikan Thropy Bergilir LPPM Award Kepada Dekan FT Prof Herman Dwisurjono PhD sebagai juara umum LPPM Award 2022 || YP-Ist

Yogyapos.com (SLEMAN) - Sebagai rangkaian dari kegiatan peringatan Dies Natalies UNY ke 58, Lembaga Penelitian dan Pengabdian Pada Masyarakat  Universitas Negeri Yogyakarta (LPPM UNY), Jum’at (/4/2022) menyelenggarakan kegiatan LPPM Award dan Workshop Strategi Pencapaian Optimalisasi IKU .

Kegiatan yang dilaksanakan di Ballroom Hotel UNY ini dibuka oleh Wakil Rektor Bidang Perencanaan dan Kerjasama UNY Prof. Siswantoyo dan diikuti oleh Dekan, Wakil Dekan, Ketua Lembaga dan sejumlah dosen yang terlibat dalam IKU.

Ketua LPPM Prof Samsul Hadi mengungkapkan, LPPM Award 2022 ini merupakan yang ke dua kalinya. Untuk tahun ini, pemberian penghargaan terbagi dalam 6 kategori yaitu Hak Kekayaan Intelektual (HKI), Penelitian Kompetitif Dana DIPA dan DRPM Per Fakultas, Pengabdian pada Masyarakat Kompetitif Dana DIPA dan DRPM Per Fakultas, Publikasi Artikel di Jurnal/Proseding Terindeks Scopus, Skor Sister 2021 dan Hilirisasi Produk Inovasi Penelitian. Berdasarkan penilaian Tim Independen UNY, maka Fakultas Teknik (FT) UNY ditetapkan sebagai Juara Umum karena Fakultas ini paling banyak mendapat penghargaan.

“Semoga prestasi ini dapat terus dipertahankan atau justru ditingkatkan,” ujar Samsul Hadi dalam sambutannya dihadapan para dosen serta tamu undangan.

Samsul berharap, sejumlah penghargaan LPPM Award ini dapat memacu semangat untuk meningkatkan kinerja kelembagaan khusunya para dosen untuk lebih meningkatkan kualitas hasil penelitian dan produk inovasi sehingga bisa segera dipakai dan dinikmati oleh masyarakat luas.

Sementara itu, Direktur Kerjasama, Pengembangan dan Internasionalisasi UNS Prof Iwan Trinugroho yang tampil sebagai nara sumber dalam Workshop Strategi Optimalisasi IKU memaparkan, peningkatan IKU para tenaga pengajar harus memperhatikan hal-hal yang menjadi penilaian. Sebab, IKU digunakan untuk mendorong kualitas PTN dan PTS seperti insentif pendanaan maupun kepentingan lainnya.

Untuk itu, hendaknya para tenaga pengajar, selalu berusaha meningkatkan IKU di kampus masing-masing. Sesuai dengan ketentuan Kementerian Pendidikan Kebudayaan Riset dan Teknologi ada 8 IKU yang menjadi landasan transformasi pendidikan tinggi, seperti Lulusan mendapat pekerjaan yang layak, Mahasiswa mendapat pengalaman di luar kampus, Dosen yang berkegiatan di luar kampus, Praktisi mengajar di dalam kampus serta beberapa persyaratan lain. (Sulistyawan Ds)

 


share on: