Yogyapos.com (BANTUL) - DPD II Partai Golkar Kabupaten Bantul berupaya keras untuk memenangkan pasangan calon Bupati-Wakil Bupati nomor urut 2, Suharsono-Totok Sudarto (NoTo), dalam Pilkada Bantul 2020. Targetnya, sanggup menyumbangkan 50.000 suara untuk kemenangan tersebut.
“Meski debat paslon bupati di televisi sudah usai dan saya juga ikut merumuskan konsep debat untuk paslon NoTo, namun hingga kini tetap terus berkampanye sesuai dengan ketentuan dari KPU,” kata Anggota Tim Pemenangan Paslon Noto dari Partai Golkar, Heru Sudibyo yogyapos.com, di ruang kerjanya, Senin (16/11/2020).
Heru mengatakan, kampanye yang telah dan akan terus dilakukan antara lain bentuknya pertemuan terbatas dan pemasangan Alat Peraga Kampanye (APK).
Dalam setiap melakukan pertemuan juga memberlakukan dan diisi dengan sosialisasi tentang protokoler kesehatan kepada warga. Ini tujuannya agar kesemuanya mentaati protokoler kesehatan saat pertemuan dan pemungutan suara di TPS pada 9 Desember 2020.
“Golkar Bantul dalam memenangkan NoTo bisa menghasilkan 50.000 suara. Ini asumsinya dengan perolehan suara dalam Pemilu 2019. Namun diupayakan dalam Pilkada nanti akan memperoleh suara lebih. Ini berkat terobosan kepada pemilih dari luar Golkar,” sambung Heru.
Ia juga menambahkan, angka itu diyakini bisa teraih karena semua Pengurus Golkar Bantul, para anggota DPRD Bantul dari fraksi golkar dan semua kader juga giat mengkampanyekan paslon nomer 2.
Pemungutan suara hanya tinggal 25 hari mendatang, maka justru upaya untuk pemenangan paslon NoTo semakin meningkat eskalasinya. (Supardi)
