Yogyapos.com (SLEMAN) - Untuk membantu penguatan dan pengembangan ekonomi pedesaan, Gerakan Pemuda Marhaenis (GPM) telah merancang sebanyak ribuan Desa Merdeka yang ditargetkan dibentuk dalam kurun waktu lima tahun ke depan.
Hal tersebut senada dengan salah satu poin penting yang tertuang dalam keputusan pada saat digelar Konggres ke X di Bali. Ditekankan bahwa seluruh kader GPM didorong untuk terus melakukan pendampingan kepada masyarakat dan mengawal program pemerintah terkait pemberdayaan masyarakat, prioritas pemberdayaan kepada masyarakat desa.
“Dalam lima tahun ke depan kami akan membangun ribuan Desa Merdeka. Kami akan melakukan pendampingan kepada pemerintah desa untuk memaksimalkan anggaran dana desa yang selama ini diterima,” ujar Ketua Umum GPM, Heri Satmoko usai menggelar pertemuan dengan Pengurus DPD GPM DIY, Minggu (5/12/2021).
Heri menandaskan, pendampingan yang dilakukan bertujuan untuk mengawal penyerapan dana desa agar benar-benar bermanfaat bagi masyarakat, terlebih pihaknya telah melaksanakan Memorandum of Understanding (MoU) atau nota kesepahaman dengan Kemendes.
“Dari sisi anggaran dana desa saat ini antara Rp1 miliar hingga Rp 2 miliar sudah mencukupi untuk menjadi stimulus bagi desa untuk meningkatkan perekonomian masyarakat desa. Tinggal bagaimana keberadaan dana desa tersebut benar-benar digunakan untuk pemberdayaan masyarakat. Agar tepat sasaran maka kami harus ikut mengawalnya. Kami sudah memiliki MoU dengan Kemendes,” tandas dia.
Guna memantapkan programnya, DPP saat ini melakukan pemetaan desa-desa mana yang bakal didaulat untuk menjadi Desa Merdeka. Desa-desa yang belum bisa berkembang akan mendapatkan perhatian. GPM akan mensinergikan program pemberdayaan masyarakat dengan program pemberdayaan yang ada di desa-desa.
“Saat ini kami baru memiliki 200 cabang secara nasional. Masing-masing cabang nanti kami minta untuk mendirikan 10 Desa Merdeka hingga 5 tahun ke depan,” katanya.
Ditambahkan, Ketua DPD GPM DIY, Riyanto Kuncoro, usai mengikuti Konggres GPM pengurus DPD akan melengkapi struktur kepengurusan, diharapkan seluruh pengurus untuk memahami program dan kegiatan dana desa sehingga program pendampingan dan pemberdayaan kepada Desa-Desa Merdeka nantinya bisa berjalan optimal.
“Untuk menentukan desa sasaran, nanti masing-masing ranting PAC mengusulkan ke PAC hingga Cabang sebelum diputuskan,” imbuh dia. (*/Opo)
