Gubernur Lampung Larang ASN Memasuki Zona Merah Bandar Lampung

share on:
Gubernur Lampung, Arinal Djunaidi || YP-Ist

Yogyapos.com (LAMPUNG) - Gubernur Lampung, Arinal Djunaidi, melarang Aparatur Sipil Negara (ASN) memasuki Kota Bandar Lampung. Larangan dikeluarkan menyusul ditetapkannya Bandar Lampung sebagai kawasan zona merah pada 28 April 2020 lalu. Zona merah merupakan kategori pandemi yang sudah tidak terkendali dalam suatu kota.

Gubernur minta perhatian Bupati/Wali Kota se-Provinsi Lampung supaya mengantisipasi penyebaran Covid-19 di wilayah masing-masing.

“Bupati/Wali Kota agar memerintahkan kepada seluruh ASN di wilayah masing-masing, untuk sementara waktu tidak memasuki atau bepergian ke wilayah zona merah Bandar Lampung,” kata Gubernur di Teluk Betung, melalui surat edaran nomor 045.2/1421/07/2020, tanggal 4 Mei 2020, yang diterima yogyapos.com, Rabu (5/5/2020) pagi.

Gubernur mengingatkan, apabila ASN memiliki keperluan mendesak dan harus diselesaikan ke Kota Bandar Lampung, maka wajib mengajukan izin tertulis pada atasan langsung atau pejabat setingkat di atasnya. Perjalanan ASN ke kota tersebut tetap berpedoman atau sesuai protokol kesehatan Covid-19.

“Jika terdapat ASN yang melakukan pelanggaran atas larangan ini, agar Bupati/Wali Kota sebagai Pejabat Pembina Kepegawaian menindak tegas terhadap yang bersangkutan sesuai Peraturan Pemerintah Nomor 53 Tahun 2010 tentang Disiplin Pegawai Negeri Sipil,” tegas Gubernur.

Seperti diketahui melalui laman infeksiemerging.kemkes.go.id, Kota Bandar Lampung telah ditetapkan sebagai kawasan Zona Merah penyebaran Covid-19, wilayah transmisi lokal dengan lingkaran merah oleh Kementerian Kesehatan. Namun hingga kini belum diketahui kapan Bandar Lampung akan menerapkan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB). (Muf)

 


share on: