Yogyapos.com (BANTUL) - Sebanyak 26 siswa dari Sekolah Wirausaha Aisyiyah (SWA), Rabu (30/10/2019) mengikuti kunjungan studi banding di Gudeg Bu Lies dan radio Swadhesi. Program ini untuk menggali ilmu dan pengalaman dari praktisi maupun pengusaha yang merintis lini usahanya dari nol.
Di Gudeg Bu Lies Jalan Wijilan Yogya, para peserta mendapat pengetahuan proses produksi, pemilihan bahan yang baik, soal pemasaran hingga menjaga citarasa yang legendaris.
Ketua Ikatan Pengusaha Aisyiyah (Ipas) Bantul, Dyah Heningtyas Noviani SH mengaku mendapatkan value dan spirit baru saat mencerna ilmu usaha yang dipaparkan oleh pihak Gudeg Bu Lies serta Radio Swadeshi.
“Saya sangat mengapresiasi langkah dari SWA dalam mengadakan studi banding ini. Banyak peserta yang tercerahkan dan menyerap ilmu baru. Hal ini sangat positif sebagai bekal dan pemberdayaan wanita. Saya berharap banyak agenda ini kontinyu dilaksanakan,” kata Dyah Noviani pemilik usaha kolam renang Waterbyur Tirta Tamansari.
Sedangkan perwakilan Radio Swadeshi, Hendro Plered menyatakan terimakasih dengan kunjungan dari Sekolah Wirausaha Aisyiyah. “Biasanya yang berkunjung ke tempat kami anak sekolah dan kampus. Namun kali ini yang berkunjung para wanita hebat yang memiliki lini usaha. Kami salut dengan para peserta yang tetap semangat menggali ilmu baru,” ujar Hendro Plered.
Dalam kesempatan tersebut, ke-26 peserta SWA mendapat pengetahuan soal dapur sebuah radio. Mulai dari aspek mengolah berita, pengelolaan iklan, hingga hakl teknis yang membuat siaran bias mengudara. (Fadholy)
