Yogyapos.com (SLEMAN) - Walau sempat diserang kampanye hitam (black campaign), H Semiono berhasil mendulang suara yang signifikan dalam Pemilihan Lurah (Pilur) Purwomartani. Petahana ini meraih 8.771 suara dari 14.773 pemilih, jauh lebih ungguh dibandingkan dua kandidat lainnya.
“Kami sekeluarga mengucapkan terimakasih kepada warga yang telah memberikan amanah, juga kepada semua pihak atas kondusivitas pelaksanaan pemilihan lurah,” tutur Semiono di rumahnya, Senin (21/12/2020).
Terkait dengan kampanye hitam oleh pihak tertentu beberapa hari menjelang Pilur, Semiono menyatakan pada prinsipnya bisa bersikap legawa akan memberikan maaf kepada yang melakukannya. Tapi jika sampai batas waktu tertentu belum ada pengakuan bersalah dan meminta maaf, maka akan dilanjutkan ke proses hukum.
“Sudah sekali somasi, itu sudah diurus Pengacara kami nanti akan dikoordinasikan lagi,” jawabnya. Adapun Pengacara yang dimaksud adalah Adnan Pambudi SH.
Semiono menyatakan segera melanjutkan program-programnya usai pelantikan. Skala prioritas sektor pariwisata dengan membuka destinasi wisata baru yang cenderung diminati masyarakat. Ini kaitannya dengan upaya mendongkrak perekonomian, serta sektor lainnya yang terkait.
Ia menyadari pada awal-awal kepemimpinannya nanti masih dalam suasana pandemi Covid-19 yang tentu saja menyerap anggarap lumayan banyak sebagaimana terjadi pada beberapa bulan terakhir ini. Namun demikian ia tetap tidak akan mengabaikan pembangunan insfrastruktur.
Pandemi Covid-19 mengharuskan dirinya selaku Lurah untuk mensosialisasikan terus menerus tentang kebiasaan adaptasi baru kepada warganya. Apapun, kesehatan jauh lebih utama. Sehingga tentang kepatuhan terhadap protokol kesehatan akan selalu diingatkan kepada warga.
Pilur sudah berlalu. Ia mengajak warga yang sempat berbeda pilihan untuk kembali guyub rukun demi kemajuan bersama. (Eko Purwono/Met)
