Yogyapos.com (SLEMAN) - Transformasi Layanan Primer bidang kesehatan lebih menekankan upaya promotif dan preventif. Hal ini bertujuan untuk memberikan edukasi kepada masyarakat terkait pencegahan terjadinya penyakit sekaligus untuk meningkatkan kapasitas dan kapabilitas sumber daya manusia (SDM) kesehatan pada layanan primer.
Hal tersebut akan dapat dicapai dengan enam pilar transformasi kesehatan yang telah dicanangkan oleh Kementerian Kesehatan RI, layanan kesehatan kepada masyarakat masih harus banyak ditingkatkan.
Penekanan tersebut disampaikan oleh Anggota Komisi IX DPR RI dari Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), H Sukamto saat menggelar Sosialisasi Pilar Transformasi Kesehatan yang dilaksanakan di Gedung Serbaguna Kabupaten Sleman, Sabtu (1/4/2023), kegiatan diikuti oleh ratusan peserta.
“Kegiatan hari ini kita lakukan sosialisasi transformasi kesehatan, transformasi kesehatan itu meningkatkan semua pelayanan masyarakat baik dari yang paling bawah sampai yang teratas,” jelas Sukamto disela acara.
Pelayanan kesehatan sudah cukup baik, akan tetapi dibutuhkan penyempurnaan sehingga masyarakat makin mudah mengakses layanan kesehatan yang disediakan oleh petugas. Menurut politisi dari Fraksi PKB ini permasalahan dan tantangan kesehatan harus diatasi melalui transformasi sistem kesehatan, termasuk pelaksanaan regulasi di bidang kesehatan.
“Yaitu adanya enam pilar transformasi, diantaranya layanan primer, layanan rujukan, sistem ketahanan kesehatan, sistem pembiayaan kesehatan, SDM kesehatan, dan teknologi kesehatan,” tandasnya.
Pihaknya berharap melalui sosialisasi transformasi kesehatan, masyarakat makin memahami arti kesehatan dan pelayanan kesehatan di Indonesia akan semakin baik sehingga dapat meningkatkan kualitas hidup masyarakat.
“Ini merupakan upaya untuk mendorong pembangunan kesehatan dalam upaya mendorong pembangunan nasional yang dapat meningkatkan kualitas hidup masyarakat,” harapnya. (Opo)
