H+2 Lebaran, Kaliurang Dikunjungi 3.969 Wisatawan

share on:
Antrean di TPR Kaliurang normal || YP-Ist

Yogyapos.com (SLEMAN) - Pemerintah Kabupaten Sleman melalui Dinas Pariwisata (Dispar) mengirim alat melatih para petugas untuk siap melayani wisatawan di pintu masuk destinasi. Kalaupun terjadi antrean tidak sampai mengular panjang.

Kepala Dinas Pariwisata Sleman, Suparmono mengatakan, pada liburan Hari Raya idul Fitri 1443 H, destinasi wisata alam terbuka seperti kawasan Kaliurang dan Kaliadem, Grojogan Watu Purba, Studio Alam Gamplong, Breksi, Jogja Exotarium dan Sindu Park masih menjadi tujuan favorit wisatawan yang plesiran memanfaatkan watu libur bersama keluarga.

BACA JUGA: https://yogyapos.com/berita-jelang-lebaran-bisnis-jasa-gadai-panen-raya-6781

Beberapa destinasi di Sleman tersebut sudah mulai buka pada hari lebaran pertama Senin 2 Mei. Pemantaun yang dilakukan Dinas Pariwisata Sleman menunjukan kunjungan wisatawan lebih banyak pada Selasa (3/5/2022) atau H+2 Lebaran.

Petugas tikcketing tetap ramah walau antrean pengunjung panjang || Yp-Ist

BACA JUGA: https://yogyapos.com/berita-semua-anggota-dan-pns-korem-peroleh-bingkisan-lebaran-6727

Berbeda dengan distinasi yang dikelola oleh Pemkab Sleman baik kawasan Kaliurang, Kaliadem dan beberapa candi diwilayah Sleman Timur yang baru buka mulai Selasa 3 Mei. Berdasar pemantuan di Tempat Pemungutan Ritribusi (TPR) yang dikelola Pemerintah Sleman tersebut tidak mengalami antrean yang bearti.

“Kami telah mengirim alat dan melatih petugas sebelumnya untuk siap dan tepat dalam melayani wisatawan di pintu masuk distinasi,”  ungkap Suparmono.

BACA JUGA: https://www.yogyapos.com/berita-gkr-mangkubumi-resmi-menutup-karya-bakti-lebaran-2022-6824

Sementara itu Kasi Fasilitas Pariwisata Dispar Sleman Dewi Pratikta merinci terdapat 12 alat transaksi baru yang distribusikan ke 5 TPR yakni TPR Kaliurang 2 dan 3 TPR untuk kawasan Kaliadem.

Alat tersebut mempunyai mobilitas baik untuk jemput bola petugas sehingga bisa meminimalisir potensi antrean panjang. Menurut catatan serta pantauan Dinas Pariwisata Sleman sampai Selasa sekitar pukul 15.00 WIB, Kawasan Kaliurang dikunjungi 3.969 wisatawan, Kaliadem 2.737 wisatawan, dan lebih 500 wisatawan berkunjung di 5 Candi yang dikelola oleh Pemerintah Kabupaten Sleman. Sindu Kusuma Edu Park dan Studio Alam Gamplong masing-masing dikunjungi 750-an wisatawan, Tebing Breksi 984 wisatawan, dan Jogja Exotarium 963 pengunjung.

BACA JUGA: https://www.yogyapos.com/berita-ini-prediksi-puncak-kepadatan-arus-lalin-di-kota-yogya-saat-libur-lebaran-2022-6709

Suparmono optimis kunjungan akan terus meningkat di distinasi distinasi yang ada di Sleman selain pengelola telah menerapkan Prokes yang konsisten dan baik rekan-rekan juga memberikan pelayanan terbaiknya para wisatawan. Sedangkan terkait kejadian aduan tiket masuk salah satu destinasi wisata di media sosial beberapa waktu lalu, Suparmono mengungkapkan sudah ditindak lanjuti kedua telah pihak baik pengelola destinasi dan yang dirugikan. Pengelola telah memperbaiki layanannya agar kejadian yang merugikan para wisatawan tidak terulang. (Agn)

 


share on: