Yogyapos.com. (SLEMAN) - Bupati Sleman Kustini Sri Purnomo dan Wakil Bupati Danang Maharsa menghadiri Forum Konsultan Publik Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) tahun 2024 yang digelar, di The Rich Hotel, Sleman, Jumat (13/1/2023).
Dalam acara tersebut juga diadakan diskusi menghadirkan beberapa nara sumber diantaranya, Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bapeda) DIY Beni Suharsono, Kepala Bapeda Kabupaten Sleman, Dwi Anta Sudibya serta dua orang dari akademisi yakni, Dr Murti Lestari dan Prof Ir Bakti Setiawan.
Penyusunan RKPD Tahun 2024, bertujuan untuk memberikan arah pembangunan tahunan Kabupaten Sleman dan sinergitas program dan kegiatan di daerah, baik yang dilaksanakan Pemerintah pusat, Pemerintah Daerah, Pemerintah Daerah DIY dan Kabupaten Sleman maupun yang dilaksanakan bersama sama masyarakat. Pemerintah Kabupaten Sleman juga telah menyusun indikasi Tema dan Prioritas Pembangunan Tahun 2024, yakni ‘Memantapkan Insfratruktur Transformasi Ekonomi SDM yang handal dan berbudaya untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat'.
Bupati berharap, melalui forum ini para pemangku kepentingan dapat menjaring aspirasi masukan, saran serta harapan tahun 2024. Sehingga pelaksanaan program dan kegiatan pembangunan di Kabupaten Sleman ke depannya mampu menjawab permasalahan dan isu-isu strategis yang ada di Kabupaten Sleman.
BACA JUGA: https://yogyapos.com/berita-tentang-nitrogen-cair--satu-kasus-baru-ditemukan-di-jatim-9417
Menurutnya keberhasilan pelaksanaan pembangunan di Sleman merupakan hasil upaya kolektif baik dari pemerintah maupun masyarakat tidak lepas dari dukungan para pemangku kepentingan terkait lainnya. Disamping itu partisipasi serta peran aktif dari seluruh stekeholder merupakan salah satu elemen penting dalam mewujudkan perencanaan yang efektif dan strategi.
“Saya mengingatkan kepada seluruh Perangkat Daerah di lingkungan Pemkab Sleman untuk menyusun RKPD dengan tetap berpedoman dalam skala prioritas dan rencana strategi masing masing Perangkat Daerah. Selain itu juga harus ada sinkronisasi dan sinergitas antar program kegiatan pembangunan sehingga mampu mengoptimalkan pemanfaatan potensi daerah serta menjawab permasalahan dan kebutuhan masyarakat di tahun 2024,” ungkapnya. (Agn)
