Hamenang Wajar Ismoyo, Calon Bupati Klaten yang Sangat Menghormati Kedua Orang Tuanya

share on:
Hamenang dan istri saat sungkem kepada kedua orang tuanya, Nanang Sugeng Atmanto dan Kadarwati || YP-Teguh B

Yogyapos.com (KLATEN) - Calon Bupati (Cabub) Klaten Hamenang Wajar Ismoyo, sangat menjunjung tinggi (menghormati) kedua orang tuanya. Ia melakukan sungkem mohon doa restu kepada kedua orang tuanya, sesaat sebelum berangkat menuju kantor KPU Klaten, Senin (2209/24) pagi, guna mengambil nomor urut undian pada Pilkada 2024.

Bersama sang istri, Hamenang yang juga ketua DPRD Klaten ini menghampiri sang ibu untuk sembah sujud mencium kaki sang Ibu untuk memohon doa restu. Sementara sang istri bersujud di kaki sang Ayah. Usai sungkem pada kedua orang tua, Hamenang juga melakukan sungkem kepada bapak ibu mertua di ikuti sang istri tercinta.

Suasana hening, khidmat dan sedikit haru sontak terasa saat Hamenang bersujud di telapak kaki ibu. Dengan mata berbinar menahan tangis, dan rasa haru, bahagia sang ibu merestui dana mendoakan agar apa yang menjadi cita cita serta tujuan sang anak dikabulkan oleh Tuhan Yang Maha Kuasa.

“Sebagai orang tua saya hanya bisa memberi doa dan restu dan memintakan kepada Tuhan Yang Maha Kuasa, semoga apa yang menjadi cita cita dan tujuannya dapat tercapai. Kelak jika memang dia diberi amanah dan izin dari Yang Di Atas, kiranya bisa menjadi pemimpin yang jujur, amanah,  dan siap menjadi pelayan yang totalitas melayani masyarakat,” ujar Kadarwati, ibundanya yang juga anggota DPRD Jawa Tengah dari Fraksi PDIP didampingi sang suami Nanang Sugeng Atmanto.

Sementara Hamenang yang juga ketua DPRD Kabupaten Klaten dan mantan Mas Klaten mengaku restu dan doa ibu menjadi yang nomor satu bagi dirinya dalam setiap langkah yang akan dia ambil. Sungkem selalu memohon doa restu dari orangtua adalah wajib dan selalu ia lakukan sejak masih duduk di bangku Sekolah Dasar (SD).

“Doa restu orang tua adalah segalanya. Tidak ada sukses seorang anak, tanpa doa restu orang tua. Maka selain Tuhan Yang Maha Kuasa, hanya doa restu orang tualah yang menjadi senjata dan pegangan saya dalam melangkah dan bekerja selama ini,” ujarnya.

Sedang sang Ayah hanya berpesan, agar anaknya tetap berpegang teguh pada nilai nilai luhur orang jawa yang selalu andap asor, welas asih, ojo dumeh kepada semuanya serta jangan pernah meninggalkan sholat lima waktu untuk memohon rahmat, petunjuk dan bimbinganNya.

“Semoga Tuhan memberi yang terbaik untuk anak saya. Apa yang menjadi cita-citanya semua dilancarkan, dimudahkan serta diberkahi oleh Tuhan Yang Maha Kuasa,” harap Nanang Sugeng.

Usai melakukan sungkem, Hamenang bersama istri langsung menuju Joglo Jayan di desa Srebegkan, Kecamatan Ceper Klaten. Selanjutnya dari Joglo Jayan rombongan Hamenang-Benny menuju posko pemenangan di kantor DPC PDIP lama, di Ngingas, Bareng Lor Klaten Utara baru menuju kantor KPU Klaten. (Tev)

 


share on: