Yogyapos.com (SLEMAN) - Anggota Ikatan Surveyor Indonesia (ISI) dituntut terus bersinergi dan berinovasi dalam ilmu geospasial, khususnya menghadapi tantangan global guna mendukung pembangunan berkelanjutan.
Pernyataan tersebut disampaikan Ketua Panitia Forum Ilmiah Tahunan (FIT) dan Musyawarah Nasional (Munas) Ikatan Surveyor Indonesia (ISI) tahun 2024, Ir Eko Budi Wahyono MSi, Rabu (6/11/2024).
Munas ini dibuka Dirjen Survei Pemetaan Pertanahan dan Ruang (SPPR) Kementerian ATR/BPN, Ir Virgo Eresta Jaya M Eng Sc. Mengusung tema ‘Transformative Intelligence, Shared Prosperity, and Global Sustainability’, akan berakhir pada 9 November 2024, di The Alana Hotel and Convention Center Yogyakarta.
“Peran surveyor ini berperan mendukung pembangunan berkelanjutan, jadi tidak hanya sekadar mengukur lalu ketemu peta, tapi work next, dari peta itu akan digunakan pembangunan berkelanjutan sesuai bidangnya,” tutur Eko disela acara.
Eko menjelaskan, profesi surveyor bertugas melakukan pengukuran dan pemetaan, baik kegiatan di atas permukaan bumi maupun di bawah permukaan bumi untuk mendapatkan informasi spasial. Mulai pengumpulan data, pengolahan hingga penyajiannya.
“Standar surveyor harus sarjana. Kegiatannya menghasilkan produk informasi spasial berupa data geografis yang menggambarkan lokasi dan karakteristik fisik suatu wilayah,” jelasnya.
Sejauh ini profesi surveyor sangat berperan mendukung rencana pemerintah, BUMN, pihak swasta bahkan perorangan, semisal untuk kepentingan Badan Pertanahan Nasional dan perencanaan tata ruang. Peran surveyor harus mampu menangkap perkembangan kebutuhan zaman dan dinamika teknologi dan dukungan peralatan yang memadahi.
Peserta munas merupakan lembaga yang telah mengantongi kompetensi, dan memiliki latar belakang pendidikan yang relevan, yakni dari geodesi, geomatika dan geografi. Dihadiri pula oleh para pakar, akademisi, praktisi professional, serta perwakilan dari berbagai institusi terkemuka di Indonesia dan mancanegara. Standar surveyor harus sarjana.
Sedangkan Ketua Umum ISI, Viviani Suhar ST menaruh harapan acara ini menjadi momentum penting bagi para surveyor dan akademisi geospasial untuk berdiskusi dan berbagi gagasan.
Eko Budi Wahyono MSi || YP-Eko Purwono
“Kegiatan ini bukan hanya ajang bertukar ilmu, tetapi juga kesempatan melihat peran ilmu geospasial dalam pembangunan berkelanjutan,” tutur Viviani.
Hadir dalam kesempatan tersebut Sekda DIY Drs. Beny Suharsono M Si, akademisi dari berbagai institusi pendidikan, tamu undangan dari luar negeri seperti Mr Shaharuddin Musa, Presiden ASEAN Federation of Land Surveying and Geomatic dan Dr Willem Van Der Muur dari World Bank.
Pada sesi pleno dibuka diskusi bertema “Past, Present, and Future of Surveying Profession for Global Sustainability” dimoderatori oleh Dr Heri Sutanta ST MSc dari Departemen Teknik Geodesi Universitas Gadjah Mada. Sesi ini menghadirkan dua pembicara yaitu Dr Willem Van Der Muur (World Bank) dan Prof Ir Trias Aditya Kurniawan Muhammad dari Universitas Gadjah Mada.
Sesi pleno kedua bertemakan “Land & Infrastructure Information Reliability for Future Sustainability” dimoderatori oleh Dr Eng Ir Purnama Budi Santosa dari Departemen Teknik Geodesi UGM. Menghadirkan pembicara Prof Rohan Bennett selaku FIG Commission 7 dan Komang Sri Hartini ST M Sc dari pusat Data dan Informasi Kementerian Pekerjaan Umum RI
Diskusi fokus pada pentingnya keandalan informasi lahan dan infrastruktur untuk keberlanjutan di masa depan.
Sesi pleno yang dipandu oleh pakar geodesi dan geomatika dari UGM ini membahas pentingnya kolaborasi antarnegara dan lintas sektor dalam mengatasi isu-isu krusial yang dihadapi dalam pembangunan berkelanjutan, seperti peran profesi pemetaan serta isu pertanahan dan infrastruktur.
Selain diskusi dan presentasi, acara FIT dan Munas ISI 2024 juga dimeriahkan dengan pameran teknologi geospasial yang sedang trend saat ini, termasuk yang diprediksi akan menjadi andalan di masa depan. Terdapat 34 perusahaan geospasial yang hadir menyajikan teknologi dan portofolio terbarunya untuk memberi solusi di berbagai sektor. Dari sejumlah perusahaan tersebut, yang menjadi sponsor platinum adalah CHCNav yang berkedudukan di Republik Rakyat Tiongkok (Cina). (Opo)
