Yogyapos.com (SLEMAN) - Festival Van der Wijck yang digelar 18-19 Maret 2020 adalah milik warga Tangisan Kalurahan Banyurejo. Merekalah yang harus menjadi subjek atas pengelolaan dan pengembangan kegiatan pariwisata berikutnya. Jangan sampai event yang sedemikan besar dan indah ini berhenti tanpa memberikan manfaat bagi warga masyarakat.
Demikian pesan Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Sleman, Ir Suparmono MM saat meninjau lokasi dan persiapan Festival Van der Wijck, Kamis (17/3/2022).
Lebih lanjut disampaikan, keterlibatan pemuda dan masyarakat dusun Tangisan merupakan modal utama untuk pengembangan destinasi Van der Wijck berikutnya.
“Kami sangat mengapresiasi keterlibatan secara aktif masyarakat Tangisan dalam event ini. Oleh karena itu, biarkan mereka berbahagia dengan penyelenggaraan festival ini. Kita suport dan dampingi mereka agar bisa mengambil momentum ini,” pesannya.
Dalam perbincangan dengan Kepala Dukuh Tangisan, Anisatul Dian Pramudita, dititipkan pesan agar energi positif ini dijaga semaksimal mungkin berdampak pada masyarakat. “Bu Dukuh ini usianya baru 27 tahun, tadi berkata belum pernah sekalipun ada festival seperti ini di Banyurejo. Makanya mari kita berdayakan agar semakin besar dan bermanfaat,” tandas sosok yang akrab disapa Pak Pram ini.
Terkait persiapan dan pengembangan ke depan Festival Van der Wijck, anggota Badan Promosi Pariwisata Sleman (BPPS) Wahjudi Djaja selaku PIC menyampaikan sudah nyaris rampung.
“Secara garis besar kita tinggal menyisakan panggung utama dan sisi artistik saja. Pekerjaan besar hari ini selesai, besok pagi tinggal menghias perahu rakit dan menyusun lay out tamu VIP,” tandasnya.
Ke depan, imbuhnya, festival ini akan diikuti dengan digelarnya Pasar Minggon Buk Renteng dengan sentuhan khas pedesaan.
“Area kanal Van der Wijck sangat cocok untuk mendukung sport tourism. Alamnya segar dan asri dengan latar belakang jejak dan peninggalan sejarah serta persawahan, akan menjadi daya tarik tersendiri. Kita juga akan membuat paket wisata dengan destinasi yang sudah ada yakni Watu Jagal dan wisata religi makam Habib Ahmad Bafaqih yang letaknya berdekatan,” paparnya. (Iud)
