JGW Dukung Proyek Bendung Bener Karena Manfaat Buat Masyarakat

share on:
Direktu JGW, Muhammad Dadang Iskandar || YP-Dok

Yogyapos.com (YOGYA) - Ditengah kritikan sejumlah elemen masyarakat terkain Pembangunan Bedung Bener di Purworejo Jawa Tengah, Jogja Goverment Wacht (GJW) justru berskap sebaliknya mendukung pembangunan proyek tersebut.

Direktur JGW, Muhammad Dadang Iskandar kepada yogyapos.com mengatakan, Bendung Bener sangat bermanfaat bagi warga sekitar. Karena diproyeksikan menjadi sumber air untuk memenuhi kebutuhan masyarakat di sekitarnya.

“Banyak manfaatnya, antara lain untuk mengairi sawah-sawah, konservasi, pariwisata dan berfungsi sebagai suplai air baku untuk keperluan rumah tangga hingga PLTA,” tegas Dadang.

Dadang Iskandar berharap seharusnya masyarakat dapat mencerna informasi secara benar dan berimbang. Sosialisasi juga telah dilakukan oleh pihak terkait sejak tahun 2013.

Selama ini, lanjut Dadang, masyarakat merasa khawatir lahannya akan rusak karena aktivitas penambangan. Alasan dinilai berlebihan dan tidak mendasar.

Ia menduga adanya penentangan pembangunan Bendung Bener sengaja diembuskan oleh pihak-pihak tertentu untuk keuntungan pribadi semata. Kerusakan lingkungan yang dikhawatirkan dipastikan tidak akan terjadi, semuanya juga akan melibatkan masyarakat sekitar dalam setiap tahapan proses pelaksanaan pembangunannya.

“Apalagi proyek pembangunan Bendung Bener tetap juga akan menggunakan bahan material batu andesit yang di tambang dari perbukitan Wadas. Setelah penambangan selesai nantinya akan dilakukan reklamasi dengan baik, top soil akan dikembalikan ke bekas tanah yang sudah digali dan kondisi tanah akan tetap sama,” jelasnya.

Bendung Bener merupakan proyek strategis nasional. JGW beharapkan Gubernur Jawa Tengah dapat membantu memberi pemahaman kepada warga penolak Bendung Bener untuk segera sadar dan mendukung proyek ini sehingga tahapan yang berjalan bisa optimal dan sesuai target.

Menurutnya, Balai Besar Wilayah Sungai Serayu Opak (BBWSO) DIY – Jateng telah melakukan hal benar dalam koridor yang baik sesuai peraturan dan memiliki tanggungjawab terkait proses pembangunan Bendung Bener tersebut. Apa yang dilakukan itu menurutnya patut untuk diapresiasi dan didukung oleh semua pihak.

Sebagai mitra sekaligus pengawas kinerja pemerintahan JGW menyatakan dukungannya atas pelaksanaan tahapan proyek pembangunan Bendung Bener di Purworejo Jawa Tengah. Lembaga Swasada Masyarakat (LSM) ini meminta tahapan pembangunan Bendung Bener tersebut tetap dilanjutkan agar dapat selesai tepat waktu pada tahun 2023.

Proyek penambangan batu Quary di Desa Bener Wadas Purworejo adalah masalah serius yang membuat warga kehilangan mata pencaharian dan akses perekonomian warga.

“Kami sebagai mitra, punya tanggung jawab ikut meluruskan informasi yang tidak benar. Jangan sampai kalau dibiarkan malah berpotensi mengacaukan cara pandang masyarakat dan menghambat pemajuan,” pungkasnya. (Met)

 

 

 


share on: