Yogyapos.com (BANTUL) - Wakil Bupati Bantul, Joko Purnomo, menegaskan pembentukan Desa Prima Kalurahan di Kabupaten Bantul harus benar-benar mampu memberdayakan masyarakat, terutama bagi para kaum perempuanya.
“Jangan sampai pembentukan Desa Prima hanya sebatas formalitas menjalankan peraturan atau keputusan Gubernur DIY tanpa ada tindak lanjut nyata,” ungkap Joko Purnomo saat memberikan arahan pada Sosialisasi Pembentukan Desa Prima Kalurahan Untuk Desa Munthuk, di Ros In Hotel Bantul, Senin (23/5/2022).
Dikatakan, hingga kini dikotomi terhadap kaum perempuan di tengah masyarakat masih sering terjadi. Fenomena demikian merupakan kendala yang harus dihadapi dan diatasi oleh Pemkab Bantul (DP3 APPKB) Pemerintah Desa, tokoh masyarakat dan agama.
“Kami mengharapkan pemberdayaan terhadap perempuan diprioritaskan sehingga pertumbuhan dan penguatan perekonomian mereka bisa terwujud.
Ini bertujuan dan bertolak ukur pengangguran berkurang dan perekonomian bisa kuat,” tambah Joko.
Sementara itu, Ketua Paniti Dra Ernawati MA, dalam laporannya menyebutkan Desa Prima merupakan program untuk peningkatan partisipasi kaum perempuan dalam suatu wilayah melalui peningkatan produktivitas ekonomi. Sehingga tercipta kehidupan yang lebih baik. Sasarannya para wanita pra sejahtera, korban KDRT, embrio usaha dan peremouan kepala keluarga..
“Sampai dengan kini sudah terbentuk 26 Desa Prima Rintisan Desa Budaya dan Rintisan Mandiri Budaya. Pada tahun 2022 dilaksanakan pembentukan 7 Desa Prima,” jelasnya.
Lokasi sosialisasi itu diantaranya Girirejo, Munthuk, Parangtritis, Sendangsari, Tamantirto, Srimartani dan Argodadi. (Spd)
