Jumlah Penumpang Kereta Api Mengalami Penurunan 40 Persen

share on:
Gerbong lengang dibanding sebelum pandemi Covid-19 || YP-Ilustrasi

Yogyapos.com (YOGYA) - Hingga awal Oktober, PT KAI Daop 6 mencatat terjadi penurunan okupansi penumpang kereta hingga 40 persen. Baik itu kereta jarak jauh, ataupun kereta lokal (prameks).

Manajer Humas PT KAI Daop 6, Eko Budiyanto mengungkapkan kondisi ini penurunan penumpang terjadi lantaran dampak dari pandemi Covid-19. Pihaknya pun harus adaptif dengan situasi yang terjadi. Masyarakat masih takut melakukan trip luar kota. Jika pun ada yang melakukan perjalanan luar kota, setiap penumpang harus menyertakan surat kesehatan (rapid test).

“Ya ini karena faktor pandemi Covud-19. Sedangkan perbandingan jumlah penumpang, baik saat akhir pekan tidak ada angka yang signifikan. Beda-beda tipis,” kata Eko Budiyanto kepada yogyapos.com, siang di Stasiun Tugu, Kamis (1/10/2020) siang.

Dalam kesempatan tersebut Eko juga mengatakan dalam waktu dekat akan beroperasi Kereta Api Listrik (KRL) yang melintas di Daop 6. “Pembangunan infrastruktur terus dikebut. Sejauh ini pemancangan tiang pantograf sudah mencapai 80 persen. Sedangkan armada KRL didatangkan dari Jakarta. Untuk pengaturan jadwal keberangkatan dan tarif sedang dikaji oleh KAI Pusat. Nanti kami kabari kalau ada info lanjutan,” tandas Eko Budiyanto. (Fadholy)

 

 

 

 


share on: