Kalurahan Tlogoadi Juara Festival Kirab Bregada 2023

share on:

Yogyapos.com (SLEMAN) - Bregada Keprajuritan (Pasukan Prajurit) Bokeri dari Cebongan, Tlogoadi, Mlati keluar sebagai pemenang Festival Kirab Bregada Keprajuritan Tingkat Kapanewon Mlati Tahun 2023 di Mlati, Sleman, Minggu (3/9/2023).

BACA JUGA: Dr Syahganda Nainggolan : Anies Baswedan-Muhaimin Iskandar untuk Perubahan dan Persatuan

Kepala Jawatan Sosial Kapanewon Mlati, Syarifah Thurayyah mengatakan Festival Kirap Bregada Keprajuritan Tingkat Kapanewon Mlati Tahun 2023 digelar sebagai puncak acara Gelar Budaya Jogja yang telah berlangsung selama 4 hari, sejak tanggal 25-27 Agustus 2023 dan 3 September 2023.

Festival Kirab Bergada diikuti 5 Kalurahan yang ada di Kapanewon Mlati dan ditambah 11 peserta dari berbagai unsur kirab bergada dimulai dari lapanga Getas menuju Tirtoadi.

BACA JUGA: Aksi Donor Darah Joxzin Lawas dan Bakpia Jogkem Grup Diikuti 50 Peserta

Sementara itu, Bupati Sleman Kustini Sri Purnomo mengapresiasi dengan pelaksanaan Festival Kirab Bregada di Kapanewon Mlati. “Dengan Festival ini semakin menguatkan dalam upaya pelestarian kebudayaan Yogya, khususnya di Kapanewon Mlati,” katanya.

Kustini juga mengimbau kepada masyarakat di Kabupaten Sleman untuk turut berpatisipasi dalam upaya pelestarian seni dan budaya lokal yang menjadi ciri Keistimewaan Yogyakarta. Semakain banyak masyarakat yang terlibat dalam upaya pelestarian dan pengembangan kebudayaan.

“Melalui kegiatan gelar budaya Jogya ini dapat memberikan efek pisitif, bukan hanya upaya pelestarian budaya,namun juga dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat Kabupaten Sleman,” tandas Kustini. 

Bregada Keprajuritan Bokeri peraih Juara Festival ini, dengan menampilkan Fragmen asal muasal nama 'Bokeri’, yang diyakini berasal dari cerita turun temurun tersebut, mengisahkan tentang penggembala di dusun Cebongan Kidul yang menggembalakan kerbaunya seperti hari-hari biasa.

BACA JUGA: Anggota DPR DIY dari PKS Sumbang Seperangkat Gamelan untuk GKJ Canden

Dan suatu hari, penggembala lupa ada kerbau yang tertinggal di area penggembalaan. Setelah dicari oleh penggembala, kerbau tersebut sudah hilang tanpa meninggalkan jejak. Untuk mengingat kejadian kerbau yang tertinggal dan hilang tersebut, masyarakat sering menyebut Bokeri atau kebo keri (kerbau tertinggal) (*/Agn)  

 


share on: