Kamus Interaktif Belangwetan Tandai Peluncuran PKM BEM Unwidha 2025

share on:
Peluncuran PKM BEM 2025 di Belangwetan Klaten || YP-Wahjudi Djaja

Yogyapos.com (KLATEN) - Kebahagiaan terpancar di wajah Kepala Desa Belangwetan Klaten Utara Klaten bersama tokoh masyarakat setempat. Desa religi dengan segudang prestasi ini memiliki Kamus Interaktif Belangwetan yang memuat segala hal tentang identitas dan potensi desa tersebut.

BACA JUGA: Publik Apresiasi Langkah Menkeu Purbaya Menunda Kenaikan PPN

"Langkah dan pencapaian ini merupakan anugerah bagi Belangwetan. Dalam limit waktu, kami berhasil mempersembahkan program yang sepenuhnya didanai Kemendiktiristek. Sejak 9 September 2025 kami kerja keras dan alhamdulillah hari ini bisa kita luncurkan", tandas Ketua PKM BEM Prof Dr Hj Esti Ismawati MPd. Peluncuran produk PKM BEM 2025 dilaksanakan di Aula Desa Belangwetan, Selasa (16/12/2025) pagi. 

BACA JUGA: Tuwanggana, Mitra Strategis Kalurahan Penyerap Aspirasi Masyarakat

Mulai hari ini Selasa ini, imbuhnya, Belangwetan secara resmi menjadi Desa Layak Bahasa Indonesia. "Desa ini mampu mengintegtasikan penggunaan bahasa Indonesia yang baik, benar, santun dan inklusif di ruang publik, administrasi, pendidikan serta budaya", terangnya.

Prof Esti Ismawati MPd saat sampaikan laporan || YP-Wahjudi Djaja

Kamus Interaktif Belangwetan disusun oleh Prof Dr Dra Esti Ismawati MPd, Sigit Adhi Pratomo SE MM, dan Sarwono Nursito SE MEc. 

BACA JUGA: '200 Tahun Perang Jawa' Digelar di Joglo Singodikoro

Sedangkan Kades Drs H Hartono dalam sambutannya menyampaikan Belangwetan merupakan desa religi yang memiliki karakter. "Kalau tidak difasilitasi Prof Esti dan jajaran Universitas Widya Dharma (Unwida) mana mungkin Desa Belangwetan bisa memperoleh predikat sebagai Desa Layak Bahasa Indonesia", ungkapnya.

BACA JUGA: RUPM Purworejo 2025-2045, Peta Transformasi Ekonomi ke Gerbang Investasi Selatan Jawa

Apresiasi atas kinerja Tim PKM BEM 2025 juga diberikan Kepala LPPM Unwidha Dr Rangga Warsita MPd. "Dana Kemendiktiristek yang berhasil diraih Prof Esti Ismawati ini merupakan yang terbesar dari beberapa proposal yang diajukan. Semoga berlanjut dan berkesinambungan", pintanya.

BACA JUGA: Ketua Muslimat NU Bantul: Perempuan Harus Perkuat Diri dengan Pengetahuan dan Keterampilan

Selain Kamus Interaktif Belangwetan yang bertaut dengan videotron, Tim PKM juga mempersembahkan Panduan Desa Layak Bahasa Indonesia. Potensi desa berupa mesin gergaji ukir khas Belangwetan untuk membuat sangkar burung juga berhasil dicatatkan dalam hak paten. Seluruh kinerja dan produk Tim PKM terkait Belangwetan juga sudah dimuat dalam Jurnal terakreditasi Sinta.

BACA JUGA: Hj Titiek Soeharto Safari Gemarikan di Kulonprogo, Begini Pesannya

Hadir dalam peluncuran produk PKM BEM 2025 selain para tokoh masyarakat Belangwetan, juga civitas akademika Unwidha dan para mahasiswa. Acara diakhiri ramah tamah dan foto bersama. (Iud)

 

 

 

 


share on: