Kapolda Irjen Suwondo Nainggolan Jadi Narasumber Ngaji Nusantara BEM PTNU

share on:
Kapolda DIY Irjen Pol Suwondo Nainggolan SIK MH dalam Acara Ngaji Nusantara dan Muskerwil di kantor PWNU DIY yang diselenggarakan oleh BEM PTNU wilayah DIY, Sabtu (28/1/2023) || YP-Ist

Yogyapos.com (SLEMAN) - Kapolda DIY Irjen Pol Suwondo Nainggolan SIK MH menjadi narasumber bersama dengan Anggota DPRD DIY Drs H Aslam Ridlo MAP dalam Acara Ngaji Nusantara dan Muskerwil di kantor PWNU DIY yang diselenggarakan oleh BEM PTNU wilayah DIY, Sabtu (28/1/2023).

B ACA JUGA: https://yogyapos.com/berita-saatnya-yogyakarta-peduli-destinasi-wisata-reliji-9547

Dengan mengusung materi ‘Mendigdayakan Pemuda Nahdliyin dalam Menghadapi Degradasi Moral’, Kapolda dalam pemaparannya menyampaikan masa remaja adalah masa peralihan dari masa anak-anak menuju dewasa, dimana pada masa tersebut terjadi pematangan baik itu pematangan fisik, maupun psikologi.

Ke depan, sebut dia, pihaknya akan mengadakan sebuah kompetisi bagi anak muda untuk menumbuhkan berbagai inovasi bagaimana caranya mengembangkan UMKM dengan merangkul berbagai kalangan akademisi.

BACA JUGA: https://yogyapos.com/berita-masyarakat-diimbau-waspadai-penipuan-di-akun-medsos-palsu-kai--9548

“Kita harus berguna dalam lingkungan bermasyarakat, jangan melihat sesuatu dalam pandangan sesederhana itu. Berfikir maju dan mencari inovasi baru yang lebih bermanfaat,” kata Kapolda. 

Kapolda DIY bersama pengurus BEM PTNU || YP-Ist

BACA JUGA:  https://yogyapos.com/berita-sidang-praperadilan-kuasa-hukum-pemohon-dan-termohon-saling-berkesimpulan-9543

Sementara itu, H Aslam Ridlo menyampaikan bahwa teknologi akan mendominasi segala sektor oleh karena itu diperlukan adaptasi. 

“Pada saatnya nanti akan menjadi tantangan kita bersama, bagaimana kita akan beradaptasi pada perkembangan zaman. Tantangan budaya global, menjadi bagian agen perubahan ke depan. Tantangan ini mau tidak mau akan kita hadapi bersama,” kata Aslam. 

Lebih lanjut dikatakan, generasi muda seharusnya lebih sering membaca buku dan mempelajari sejarah bangsa ketimbang percaya pada media sosial yang tidak tersaring.

BACA JUGA: https://yogyapos.com/berita-kapolda-diy-dengarkan-curhat-warga-di-kawasan-malioboro-9537

“Anak muda harus punya daya adaktif yang tinggi dan cepat ditengah percepatan teknologi yang tinggi, mempunyai daya saing di luar dalam hal yang tentunya positif dan bermanfaat bagi orang lain,” tandasnya.

Turut hadir dalam kesempatan ini Wakil Bendahara Umum PBNU, H Fahmi Akbar Idris, beberapa pejabat utama Polda DIY serta anggota BEM PTNU DIY. (*/Opo)


share on: