Kasrem 072/Pmk Membuka Pelatihan Penanggulangan Bencana Alam di Magelang

share on:
Kasrem 072/Pamungkas, Kolonel Inf Afianto , di Aula Makodim 0705/Magelang, Senin (14/12/2020) || YP-Ist

Yogyapos.com (MAGELANG) - Seiring meningkatnya aktivias Gunung Merapi, Kodim 0705/Magelang menggelar Latihan Penanggulangan Bencana Alam. Pelatihan ini dibuka langsung oleh Kepala Staf Korem 072/Pamungkas Kolonel Inf Afianto, di Aula Makodim 0705/Magelang, Senin (14/12/2020). Diikuti oleh Para Kasi Kasrem 072/Pmk, Para Dandim dan prajurit Kodim 0705/Magelang.

Kasrem dalam sambutannya mewakili Danrem 072/Pamungkas Brigjen TNI Ibnu Bintang Setiawan SIP MM mengatakan, pelatihan yang akan berlangsung 5 hari dan dipusatkan di wilayah Kecamatan Dukun, Magelang ini sangat penting. Hal ini mengantisipasi terjadinya bencana alam erupsi Gunung Merapi. Penanganannya akan sangat berbeda karena dihadapkan dengan masa Pandemi Covid-19 yang sampai dengan saat ini belum  berakhir. 

Metode  pelaksanaan latihan kali ini mempunyai sasaran, antara lain memahami dan mampu dalam perencanaan operasi penanggulangan bencana. Komando dan Pengendalian Operasi, percepatan dan ketepatan bertindak serta memahami prosedur penanganan bencana alam. 

“Latihan ini juga untuk memantapkan kerjasama antara institusi TNI dan instansi pemerintah daerah dalam penanggulangan bencana alam, khususnya dalam penanganan korban bencana alam yang sesungguhnya. Hal ini sesuai dengan  tugas pokok TNI dalam bidang Operasi Militer Selain Perang (OMSP) seperti yang telah diatur dalam UU Nomor 34 tahun 2004 tentang TNI,” tandasnya.

Atas dasar itulah, papar Danrem, pihaknya terus memacu diri untuk meningkatkan kemampuan melalui berlatih dan berlatih sehingga realisasi peran dan pengabdiandi lapangan akan benar-benar tepat, optimal dan sejalan dengan tuntutan perkembangan Zaman.

Pada pelaksanaan Latihan Penanggulangan bencana alam kali ini, dikembangkan suatu permasalahan yang mengarah dalam pelaksanaan tugas Operasi Militer Selain Perang yaitu membantu tugas pemerintah di daerah dalam menanggulangi akibat bencana alam, pengungsian dan pemberian bantuan kemanusiaan (Civic Missions). (*/Met)       

 


share on: